• Home 1
  • Home 2
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sample Page
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Aksara News
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan

    Pameran Pendidikan Flores Timur 2026 Telah Usai: Ramai Tiga Hari, Lalu Apa?

    Dinas PKO Flores Timur Perkuat Integrasi Budaya Lokal dalam Pembelajaran

    Kontes Motor Lembata 2026 Siap Jadi Panggung Kreator Roda Dua di Pantai Wulen Luo

    Trauma Healing Pascagempa: Sinergi Kemenbud RI, KPOTI, dan Pemkab Sikka Pulihkan Anak Lewat Permainan Rakyat

    Bupati Flores Timur Ajak Warga Sukseskan Festival Uto Wata II, Blepanawa Angkat Potensi Desa

    Jatuh Cinta Sejak Kecil : Cara Lembata Rayakan HUT ke-27 di Puncak Bukit Cinta

    Jatuh Cinta Sejak Kecil : Cara Lembata Rayakan HUT ke-27 di Puncak Bukit Cinta

    Bukan Sekadar Seremonial! Dinkes Lembata Siapkan Rangkaian Spektakuler HKN ke-62, Ada Rekoleksi Iman hingga Futsal 42 Tim

    Bukan Sekadar Seremonial! Dinkes Lembata Siapkan Rangkaian Spektakuler HKN ke-62, Ada Rekoleksi Iman hingga Futsal 42 Tim

    Irak Muda FC Juara Baniona Cup II, Taklukkan Persela Lewat Drama Adu Penalti

    Irak Muda FC Juara Baniona Cup II, Taklukkan Persela Lewat Drama Adu Penalti

    Aliansi Bandung Ngagoak Hidupkan Semangat Pergerakan Lewat Aksi Estetik

    Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

    Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan

    Pameran Pendidikan Flores Timur 2026 Telah Usai: Ramai Tiga Hari, Lalu Apa?

    Dinas PKO Flores Timur Perkuat Integrasi Budaya Lokal dalam Pembelajaran

    Kontes Motor Lembata 2026 Siap Jadi Panggung Kreator Roda Dua di Pantai Wulen Luo

    Trauma Healing Pascagempa: Sinergi Kemenbud RI, KPOTI, dan Pemkab Sikka Pulihkan Anak Lewat Permainan Rakyat

    Bupati Flores Timur Ajak Warga Sukseskan Festival Uto Wata II, Blepanawa Angkat Potensi Desa

    Jatuh Cinta Sejak Kecil : Cara Lembata Rayakan HUT ke-27 di Puncak Bukit Cinta

    Jatuh Cinta Sejak Kecil : Cara Lembata Rayakan HUT ke-27 di Puncak Bukit Cinta

    Bukan Sekadar Seremonial! Dinkes Lembata Siapkan Rangkaian Spektakuler HKN ke-62, Ada Rekoleksi Iman hingga Futsal 42 Tim

    Bukan Sekadar Seremonial! Dinkes Lembata Siapkan Rangkaian Spektakuler HKN ke-62, Ada Rekoleksi Iman hingga Futsal 42 Tim

    Irak Muda FC Juara Baniona Cup II, Taklukkan Persela Lewat Drama Adu Penalti

    Irak Muda FC Juara Baniona Cup II, Taklukkan Persela Lewat Drama Adu Penalti

    Aliansi Bandung Ngagoak Hidupkan Semangat Pergerakan Lewat Aksi Estetik

    Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

    Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Aksara News
No Result
View All Result
Home Berita Lembata

Bantuan Sumur Bor di Tagawiti Dikeluhkan Warga: Rp 5.000 per Drum Dinilai Terlalu Mahal

AksaraNews by AksaraNews
8 November 2026
in Berita Lembata, Daerah, Ekbis, Humaniora, Kesehatan, NTT
0

Sumur bor di desa Tagawiti. Foto : Istimewa

0
SHARES
4
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter
Post Views: 30

ILE APE, AKSARANEWS.NET – Bantuan sumur bor yang seharusnya menjadi solusi krisis air bersih di Desa Tagawiti, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, justru dikeluhkan warga. Bukan karena airnya tidak ada, tapi karena harganya tidak terjangkau.

Warga harus membayar Rp 5.000 untuk setiap drum air. Bagi masyarakat Tagawiti yang berpenghasilan pas-pasan, harga itu dinilai cukup mahal dan memberatkan.

RELATED POSTS

Bupati Lembata Pantau Pelayanan Perdana SPBU 51 Merdeka, Perluas Akses BBM dan Atasi Kelangkaan

YKI Flores Timur Gelar Pemeriksaan Pap Smear dan SADANIS Gratis, Ajak Perempuan Lebih Peduli Kanker

Padahal, sumur bor seharusnya hadir sebagai bantuan. Bukan menjadi beban baru.

Pada dasarnya, bantuan sumur bor sangat bermanfaat dan menjadi solusi krusial bagi masyarakat. Terutama di wilayah seperti Tagawiti yang sering dilanda kekeringan dan kesulitan akses air bersih bukan dijadikan sebagai bisnis.

Berbagai program bantuan sumur dari pemerintah, TNI/Polri, swasta, maupun lembaga sosial di banyak daerah terbukti memberikan dampak positif langsung. Warga bisa mendapatkan air untuk minum, memasak, mandi, hingga bertani.

Tapi apa artinya bantuan jika warga tetap harus merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk mendapatkan air?

Di Tagawiti, bantuan itu terasa tidak bermanfaat. Air ada, tapi tidak semua warga bisa menikmati. Yang punya uang bisa beli, yang tidak punya uang terpaksa kembali mencari sumber air lama yang jauh dan tidak layak.

Menurut salah satu Warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan Kami Butuh Air, Bukan Beban Baru

“Bagi warga berpenghasilan tidak seberapa, Rp 5.000 per drum bukan angka kecil. Jika dalam sehari sebuah keluarga butuh 2 sampai 3 drum, maka dalam sebulan mereka harus mengeluarkan ratusan ribu rupiah hanya untuk air,” ucapnya.

Padahal air adalah kebutuhan dasar. Bantuan seharusnya meringankan, bukan menambah pengeluaran.

Warga berharap pemerintah desa dan pihak pemberi bantuan turun tangan. Perlu kejelasan: apakah sumur bor ini bantuan murni untuk masyarakat, atau dikelola dengan sistem iuran yang memberatkan?

Jika memang ada biaya operasional, harus transparan. Berapa biaya listrik? Berapa biaya perawatan? Siapa yang mengelola? Dan kenapa harganya sampai Rp 5.000 per drum?

Kisah Tagawiti menjadi pengingat penting. Banyak program bantuan gagal bukan karena barangnya tidak ada, tapi karena pengelolaannya tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Sumur bor sudah dibor. Air sudah keluar. Tinggal satu pertanyaan yang belum dijawab: untuk siapa sumur ini dibangun? Untuk masyarakat, atau untuk segelintir pengelola?

Pemerintah Kabupaten Lembata dan pihak pemberi bantuan diminta segera mengevaluasi pengelolaan sumur bor di Tagawiti. Jangan sampai program yang niatnya baik justru membuat warga semakin sulit mendapatkan air bersih.

Karena di Tagawiti, warga tidak minta yang mewah. Mereka hanya minta air yang bisa diakses dengan harga yang wajar, bahkan gratis, sesuai dengan nama programnya “bantuan”.

Tags: Air Bersih TagawitiBantuan Sumur BorDesa TagawitiHarga Air TagawitiIle ApeKabupaten LembataKrisis Air LembataPemdes TagawitiPemkab LembataRp 5000 per DrumSumur Bor Tagawiti
SendShareTweet
AksaraNews

AksaraNews

Related Posts

Bupati Lembata Pantau Pelayanan Perdana SPBU 51 Merdeka, Perluas Akses BBM dan Atasi Kelangkaan

Bupati Lembata Pantau Pelayanan Perdana SPBU 51 Merdeka, Perluas Akses BBM dan Atasi Kelangkaan

8 November 2026
0

MERDEKA, AKSARANEWS.NET - Kabar baik untuk warga Lebatukan dan sekitarnya. Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 51 Merdeka resmi beroperasi...

YKI Flores Timur Gelar Pemeriksaan Pap Smear dan SADANIS Gratis, Ajak Perempuan Lebih Peduli Kanker

7 November 2026
0

LARANTUKA, AKSARANEWS.NET – Kepedulian terhadap kesehatan perempuan menjadi langkah awal Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Perwakilan Wilayah Kabupaten Flores Timur dalam...

Guru di Flores Timur Mulai Berani Mengajar dengan Dua Bahasa, Siswa yang Dulu Diam Kini Mulai Bicara

7 November 2026
0

LARANTUKA, AKSARANEWS.NET – Program Future School Pemerintah Kabupaten Flores Timur, mulai membawa perubahan dalam cara guru mengajar dan berinteraksi dengan...

Bupati Kanis Turun Tangan, Pasokan BBM Lembata Dipastikan Aman, SPBU Baru di Lebatukan Segera Dibuka

6 November 2026
0

LEWOLEBA, AKSARANEWS.NET - Setelah dua hari masyarakat Lembata antre berjam-jam dan kesulitan mendapatkan BBM, Pemerintah Kabupaten Lembata akhirnya bergerak cepat....

Future School Ubah Budaya Belajar, Siswa SMPK St. Isidorus Lewotala Flores Timur Ingin Kerja di Luar Negeri

6 November 2026
0

LARANTUKA, AKSARANEWS.NET – Setiap pagi, siswa SMPK St. Isidorus Lewotala, Kecamatan Lewolema, Kabupaten Flores Timur, memulai aktivitas sekolah dengan doa...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Bantuan Sumur Bor di Tagawiti Dikeluhkan Warga: Rp 5.000 per Drum Dinilai Terlalu Mahal

8 November 2026
Bupati Lembata Pantau Pelayanan Perdana SPBU 51 Merdeka, Perluas Akses BBM dan Atasi Kelangkaan

Bupati Lembata Pantau Pelayanan Perdana SPBU 51 Merdeka, Perluas Akses BBM dan Atasi Kelangkaan

8 November 2026

MOST VIEWED

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

Aksara News ( aksaranews.net ) merupakan portal berita online Nusa Tenggara Timur. Kami berkomitmen menyajikan berita terupdate, akurat dan edukatif.

CATEGORY

  • Advetorial – Pariwara
  • Berita Flores Timur
  • Berita Lembata
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Dunia
  • Ekbis
  • Feature
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Humaniora
  • Islami
  • Kemanusiaan
  • Kesehatan
  • Keuangan Daerah
  • Literasi
  • Nasional
  • NTT
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan Daerah
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Polkam
  • Puisi
  • Rohani
  • Sosial
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

© 2023 - aksaranews.net

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hukrim

© 2023 - aksaranews.net

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In