ILE APE, AKSARANEWS.NET – Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menghadiri kegiatan Halal Bihalal Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang berlangsung di halaman Masjid Babussalam Waowala, Kecamatan Ile Ape, Rabu (27/5).
Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Idul Adha Kita Teladani Nilai Pengorbanan, Ketaatan kepada Allah dan Kepedulian Sosial” berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Momentum Halal Bihalal tersebut menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Lembata beserta jajaran, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Lembata, Kepala Kantor Kementerian Agama Kecamatan Ile Ape, pimpinan instansi vertikal, Camat Ile Ape dan Camat Ile Ape Timur, unsur Forkopimcam, Ketua PHBI Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, Ketua MUI, para kepala desa dan BPD se-Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, panitia pelaksana, serta masyarakat Muslim dari kedua kecamatan.
Ketua PHBI Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur dalam sambutannya menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Adha hendaknya dijadikan momentum untuk mengimplementasikan nilai pengorbanan demi kepentingan bersama. Menurutnya, kerja sama yang baik hanya dapat terbangun melalui komunikasi yang intensif dan sehat di tengah masyarakat.
Ia juga mengingatkan agar kemajuan teknologi digital tidak membuat masyarakat melupakan perjuangan para leluhur dan orang tua. Di tengah derasnya arus digitalisasi, peran guru dalam membentuk karakter generasi muda dinilai tetap sangat penting. Selain itu, masyarakat diajak untuk mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, serta menjaga persatuan tanpa membangun sekat-sekat yang dapat memecah belah umat.
“Sebelum menyampaikan sambutan, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq, S.P. menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya tiga warga Desa Waowala beberapa waktu lalu. Bupati berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi duka tersebut.”
Dalam sambutannya, Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul dalam suasana silaturahmi Halal Bihalal Idul Adha 1447 Hijriah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lembata, saya menyampaikan selamat Hari Raya Iduladha kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Lembata. Semoga momentum ini semakin meneguhkan iman, memperkuat semangat pengorbanan, dan mempererat kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa penyembelihan hewan kurban tidak hanya dimaknai sebagai bentuk kesalehan ritual dalam menjalankan perintah Tuhan, tetapi juga sebagai wujud nyata kesalehan sosial dan solidaritas kemanusiaan melalui kepedulian kepada sesama.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Waowala dan sekitarnya atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Pemerintah Kabupaten Lembata serta komitmen menjaga suasana aman dan damai di wilayah tersebut.
Bupati turut mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persaudaraan di tengah perbedaan, termasuk perbedaan pilihan politik. Menurutnya, persaudaraan dan persatuan harus tetap menjadi prioritas utama dalam membangun daerah.
“Pemerintah daerah hadir untuk melayani seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang apa pun. Mari kita terus menjaga toleransi, saling memaafkan, dan menyatukan langkah demi membangun kampung halaman yang kita cintai bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menyampaikan bahwa kehadiran dirinya bersama Bupati di Waowala merupakan bentuk penghormatan dan niat tulus untuk mempererat persaudaraan dengan seluruh masyarakat.
Ia mengangkat kembali tema “Rehumanisasi Kehidupan” yang sebelumnya menjadi bagian dari rangkaian menyongsong Iduladha. Menurutnya, seluruh manusia berasal dari garis keturunan yang sama dan memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga nilai kemanusiaan dan persaudaraan.
Wakil Bupati juga menekankan bahwa hari raya keagamaan merupakan ruang refleksi sekaligus pendidikan karakter bagi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa setiap perayaan besar keagamaan memiliki nilai luhur yang membentuk kehidupan bersama: Natal membawa pesan cinta kasih dan pengorbanan, Paskah tentang kebangkitan dan pembaruan hidup, Idulfitri sebagai momentum kembali pada jati diri dan memperkuat solidaritas sosial, serta Idul Adha sebagai ajakan untuk mengorbankan ego dan mengutamakan kepentingan bersama.
Di akhir kegiatan, Bupati Lembata secara resmi menutup rangkaian Halal Bihalal Idul Adha 1447 Hijriah sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan yang telah dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, menjadi simbol kuatnya toleransi, persatuan, dan semangat gotong royong masyarakat di wilayah Ile Ape dan Ile Ape Timur dalam membangun Kabupaten Lembata yang harmonis dan maju. Prokompim Lembata

















