• Home 1
  • Home 2
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sample Page
Jumat, Mei 8, 2026
  • Login
Aksara News
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan

    Hari Pendidikan Nasional ke-66 di Lembata, Wabup Ajak Bangun Pendidikan Cerdas Digital dan Berakar Budaya

    Gelar Festival Muro, Kornelia Penate : Empat Tujuan Menjadi Sasaran

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    ETMC 2026 Siap Digelar November Mendatang, Flores Timur Tuan Rumah

    Kolaborasi KPOTI, BPK, dan Pemda Hidupkan Kembali Permainan Rakyat di Hati Anak-Anak

    Puncak HUT ke-14 Partai NasDem Dirayakan Penuh Sukacita

    Senam Zumba dan Dorprise Semarakan HUT ke-14 Partai NasDem di Lembata

    IKA HIPPMIA Dalam Himpitan Raksasa Pada Ajang D’Beliung Cup

    IKA HIPPMIA Dalam Himpitan Raksasa Pada Ajang D’Beliung Cup

    Laga Eksibisi, Wabup Nasir Sumbangkan 1 Gol Pada Pembukaan D’Beliung Cup 2025

    Perempuan, Batu dan Jagung Pulut: Cerita Hangat dari HUT Otonomi Lembata

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan

    Hari Pendidikan Nasional ke-66 di Lembata, Wabup Ajak Bangun Pendidikan Cerdas Digital dan Berakar Budaya

    Gelar Festival Muro, Kornelia Penate : Empat Tujuan Menjadi Sasaran

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    ETMC 2026 Siap Digelar November Mendatang, Flores Timur Tuan Rumah

    Kolaborasi KPOTI, BPK, dan Pemda Hidupkan Kembali Permainan Rakyat di Hati Anak-Anak

    Puncak HUT ke-14 Partai NasDem Dirayakan Penuh Sukacita

    Senam Zumba dan Dorprise Semarakan HUT ke-14 Partai NasDem di Lembata

    IKA HIPPMIA Dalam Himpitan Raksasa Pada Ajang D’Beliung Cup

    IKA HIPPMIA Dalam Himpitan Raksasa Pada Ajang D’Beliung Cup

    Laga Eksibisi, Wabup Nasir Sumbangkan 1 Gol Pada Pembukaan D’Beliung Cup 2025

    Perempuan, Batu dan Jagung Pulut: Cerita Hangat dari HUT Otonomi Lembata

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Aksara News
No Result
View All Result
Home Budaya

Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

AksaraNews by AksaraNews
22 April 2026
in Budaya, Daerah, Ekbis, Hiburan, Humaniora, Pembangunan Daerah
0
Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter


Festival MURO 2026 Digelar di Lembata, Tradisi Adat Jadi Kunci Menjaga Laut dan Budaya

LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Masyarakat adat dan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan dukungan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan Yayasan Bina Sejahtera Baru menggelar Festival Muro 2026.Festival bertajuk “Festival Muro: Merawat Pesisir dan Melestarikan Budaya” ini berlangsung selama dua hari, 22–23 April 2026, sebagai upaya menjaga ekosistem laut sekaligus memperkuat identitas budaya konservasi masyarakat pesisir Lembata.

RELATED POSTS

Lembata “Kabupaten Literasi” Siap Gelar Felita

Pemprov NTT Dorong pengembangan Geothermal di Flores, PLN UIP Nusra Perkuat Komitmen Hadirkan Energi Bersih

Berdasarkan penilian risiko dampak perubahan iklim 2020, Kabupaten Lembata menghadapi ancaman abrasi, ancaman kehilangan atau kerusakan ekosistem seperti rusaknya terumbu karang dan hutan mangrove serta terjadi peningkatan suhu di pesisir.  Nelayan menghadapi kondisi semakin jauh jarak untuk menangkap ikan dan waktu melaut yang sangat pendek.

Untuk menjawab tantangan tersebut MURO merupakan salah satu sistem konservasi laut dan pesisir berbasis kearifan lokal yang telah men jadi tradisi adat turun-temurun masyarakat Lembata yang berfungsi sebagai sistem konservasi laut dan pesisir berbasis kearifan lokal.

Melalui aturan adat, Muro mengatur pemulihan ekosistem dengan sistem zonasi dan waktu pengambilan hasil laut sesuai dengan periode yang telah disepakati, sehingga keberlanjutan sumber daya tetap terjaga. Tradisi ini tidak hanya mencerminkan kearifan ekologis masyarakat adat, tetapi juga simbol harmoni antara manusia dan alam.

Di tengah tantangan global seperti degradasi lingkungan, perubahan iklim, dan eksploitasi sumber daya alam, Muro menjadi bukti bahwa budaya lokal mampu menawarkan solusi nyata bagi konservasi berkelanjutan. Nilai-nilai dalam Muro sejalan dengan prinsip konservasi modern, seperti partisipasi masyarakat, perlindungan ekosistem, dan keberlanjutan sumber daya.

Festival Muro 2026 hadir sebagai ruang edukasi, refleksi, sekaligus perayaan atas praktik konservasi berbasis budaya ini. Selain meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga laut dan pesisir, festival ini juga bertujuan memperkuat peran masyarakat adat dalam pelestarian budaya serta mendorong peningkatan ekonomi lokal melalui pemanfaatan hasil secara berkelanjutan.

Pada hari pertama, Rabu (22 April 2026), festival diawali dengan kegiatan trekking atauJelajah  lintas alam menyusuri wilayah konservasi Muro untuk melihat langsung praktik konservasi pesisir. Kegiatan berlanjut dengan pelepasan terumbu karang buatan atau Bioreeftek di lokasi Muro sebagai upaya rehabilitasi ekosistem laut.

Sebanyak 95 terumbu karang buatan ditanam,  serta aksi bersih pantai dan penanaman 400 pohon mangrove sebagai bentuk nyata kepedulian lingkungan.
Hari pertama juga dimeriahkan dengan pentas seni budaya pesisir oleh kaum muda dan pasar lokal yang menyajikan kuliner, suvenir, serta hasil laut masyarakat.

Pada hari kedua, Kamis (23 April 2026), Festival Muro diisi dengan diskusi  bersama Komite Muro dan Kaum Muda yang bertema “Muro sebagai Identitas Budaya Lokal Masyarakat Lembata dalam Konservasi Laut dan Pesisir Berkelanjutan”. Selain itu, diselenggarakan pendidikan konservasi laut dan pesisir bagi  murid SLTP/MTs dan SLTA, serta berbagai lomba kreatif, seperti lomba menggambar, lomba cipta puisi, dan perlombaan teater yang menggambarkan proses budaya menutup dan membuka Muro. Kegiatan hari kedua ditutup dengan lanjutan pentas seni budaya dan pasar lokal.

Melalui Festival Muro 2026, diharapkan masyarakat desa, nelayan semakin aktif dalam menjaga dan melestarikan konservasi pesisir berbasis adat. Anak-anak dan kaum muda diharapkan semakin mengenal dan mencintai laut sebagai sumber penghidupan, sekaligus pewaris nilai-nilai Muro.

Festival ini juga ditargetkan menghasilkan data dan informasi hasil trekking/jelajah wilayah konservasi Muro, meliputi potensi keanekaragaman hayati, kondisi lingkungan, dan peluang pengembangan konservasi serta ekowisata di wilayah pesisir Lembata.

Resource Mobilization and External Relation Director Plan Indonesia, Urip Budiarto dalam sambutannya menyampaikan

“Dengan melibatkan anak-anak dan generasi muda dalam Festival Muro, kita sedang menanamkan nilai cinta lingkungan, tanggung jawab sosial, dan kebanggaan terhadap budaya lokal. Dampak perubahan iklim di pesisir sangat nyata, kita tidak ingin kaum muda  kita menghadapi dampak yang lebih luas, sehingga harapan kami kaum muda dapat belajar dan menjadi penggerak di pesisir untuk masa depan yang lebih baik. Plan Indonesia melihat Muro sebagai contoh nyata bagaimana perlindungan lingkungan dan pemenuhan hak anak dapat berjalan seiring dalam konteks budaya masyarakat adat.”

Festival Muro diharapkan menjadi momentum kolaborasi antara masyarakat adat, pemerintah, akademisi, pelajar, pelaku usaha, dan wisatawan dalam menjaga laut dan pesisir, sekaligus memperkenalkan Lembata sebagai destinasi budaya dan ekowisata berbasis kearifan local, jelas Urip.

Sementara itu, Kornelia Penate, Ketua YBS Baru, Lembata juga menegaskan

“Festival Muro ini adalah bentuk penghargaan kita pada budaya melalui partisipasi masyarakat adat, nelayan, kaum muda perempuan dan pemerintah desa yang telah mendorong konservasi Muro ini berjalan dengan baik tanpa meninggalkan esensi dari budaya itu sendiri,” Ucap Kornelia

“harapannya bahwa zona-zona ini dijaga dan dikembangkan dengan lebih baik, konservasi Muro ini adalah investasi, mari kita bersama sama melanjutkan untuk menjaga laut dan pesisir dari ancaman apapun.” Harapnya

Tags: Festival MuroPantai Woi PedanPlan IndonesiaYayasan Bina Sejahtera (YBS) Baru
SendShareTweet
AksaraNews

AksaraNews

Related Posts

Lembata “Kabupaten Literasi” Siap Gelar Felita

Lembata “Kabupaten Literasi” Siap Gelar Felita

8 Mei 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET - Sebagai Kabupaten yang bergelar Kabupaten Literasi, Lembata berinovasi dalam mengembangkan Literasi di Kabupaten sembur paus ini. Melalui...

Pemprov NTT Dorong pengembangan Geothermal di Flores, PLN UIP Nusra Perkuat Komitmen Hadirkan Energi Bersih

7 Mei 2026
0

KUPANG, 07 Mei 2026 - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menilai pemanfaatan potensi geothermal di Pulau Flores menjadi langkah...

Pemkab Lembata dan PDAM Gelar Rapat Rencana Kerja dan Anggran Perusahaan 2026, Targetkan Surplus dan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

6 Mei 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET - Pemerintah Kabupaten Lembata menggelar rapat lanjutan pemaparan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 Perusahaan Daerah...

Bupati dan Wakil Bupati Lembata Serahkan Bantuan Seragam Sekolah, Ziarah ke Makam Tokoh Pendidik, dan Tinjau Layanan Kesehatan Gratis di Buyasuri

4 Mei 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET - Setelah memimpin apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-67 tingkat Kabupaten Lembata yang digelar di Lapangan Bola...

Wakil Bupati Lembata Pastikan Pemerintah Hadir, Proses Autopsi Dikawal Demi Keadilan Publik

3 Mei 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET - Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir mengawal secara penuh proses autopsi dan penyelidikan terkait kasus kematian Kepala...

Next Post

Diduga Oknum Polisi Gelapkan Uang BumDes, Frengki : Tolong Kapolres Lembata Ambil Sikap

Pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah ( DPD) PERHIPTANI Kabupaten Lembata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Lembata “Kabupaten Literasi” Siap Gelar Felita

Lembata “Kabupaten Literasi” Siap Gelar Felita

8 Mei 2026

Pemprov NTT Dorong pengembangan Geothermal di Flores, PLN UIP Nusra Perkuat Komitmen Hadirkan Energi Bersih

7 Mei 2026

MOST VIEWED

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

Aksara News ( aksaranews.net ) merupakan portal berita online Nusa Tenggara Timur. Kami berkomitmen menyajikan berita terupdate, akurat dan edukatif.

CATEGORY

  • Advetorial – Pariwara
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Dunia
  • Ekbis
  • Feature
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Humaniora
  • Islami
  • Kemanusiaan
  • Kesehatan
  • Literasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan Daerah
  • Pendidikan
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Polkam
  • Puisi
  • Rohani
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

© 2023 - aksaranews.net

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hukrim

© 2023 - aksaranews.net

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In