• Home 1
  • Home 2
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sample Page
Rabu, April 22, 2026
  • Login
Aksara News
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan
    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    ETMC 2026 Siap Digelar November Mendatang, Flores Timur Tuan Rumah

    Kolaborasi KPOTI, BPK, dan Pemda Hidupkan Kembali Permainan Rakyat di Hati Anak-Anak

    Puncak HUT ke-14 Partai NasDem Dirayakan Penuh Sukacita

    Senam Zumba dan Dorprise Semarakan HUT ke-14 Partai NasDem di Lembata

    IKA HIPPMIA Dalam Himpitan Raksasa Pada Ajang D’Beliung Cup

    IKA HIPPMIA Dalam Himpitan Raksasa Pada Ajang D’Beliung Cup

    Laga Eksibisi, Wabup Nasir Sumbangkan 1 Gol Pada Pembukaan D’Beliung Cup 2025

    Perempuan, Batu dan Jagung Pulut: Cerita Hangat dari HUT Otonomi Lembata

    Langit Jingga Films Selenggarakan Lembata Maestro Festival

    Wanted Cup V. Dramatis, Lomblen  United  Taklukan Juara Bertahan Muhammadiyah Fc Dengan Skor Tipis 1-0

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan
    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    ETMC 2026 Siap Digelar November Mendatang, Flores Timur Tuan Rumah

    Kolaborasi KPOTI, BPK, dan Pemda Hidupkan Kembali Permainan Rakyat di Hati Anak-Anak

    Puncak HUT ke-14 Partai NasDem Dirayakan Penuh Sukacita

    Senam Zumba dan Dorprise Semarakan HUT ke-14 Partai NasDem di Lembata

    IKA HIPPMIA Dalam Himpitan Raksasa Pada Ajang D’Beliung Cup

    IKA HIPPMIA Dalam Himpitan Raksasa Pada Ajang D’Beliung Cup

    Laga Eksibisi, Wabup Nasir Sumbangkan 1 Gol Pada Pembukaan D’Beliung Cup 2025

    Perempuan, Batu dan Jagung Pulut: Cerita Hangat dari HUT Otonomi Lembata

    Langit Jingga Films Selenggarakan Lembata Maestro Festival

    Wanted Cup V. Dramatis, Lomblen  United  Taklukan Juara Bertahan Muhammadiyah Fc Dengan Skor Tipis 1-0

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Aksara News
No Result
View All Result
Home Budaya

Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

AksaraNews by AksaraNews
22 April 2026
in Budaya, Daerah, Ekbis, Hiburan, Humaniora, Pembangunan Daerah
0
Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter


Festival MURO 2026 Digelar di Lembata, Tradisi Adat Jadi Kunci Menjaga Laut dan Budaya

LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Masyarakat adat dan berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan dukungan Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) dan Yayasan Bina Sejahtera Baru menggelar Festival Muro 2026.Festival bertajuk “Festival Muro: Merawat Pesisir dan Melestarikan Budaya” ini berlangsung selama dua hari, 22–23 April 2026, sebagai upaya menjaga ekosistem laut sekaligus memperkuat identitas budaya konservasi masyarakat pesisir Lembata.

RELATED POSTS

Diduga Oknum Polisi Gelapkan Uang BumDes, Frengki : Tolong Kapolres Lembata Ambil Sikap

Dituduh Aktor Perusak Rumpon, Sulaiman Wahid Witak Angkat Bicara

Berdasarkan penilian risiko dampak perubahan iklim 2020, Kabupaten Lembata menghadapi ancaman abrasi, ancaman kehilangan atau kerusakan ekosistem seperti rusaknya terumbu karang dan hutan mangrove serta terjadi peningkatan suhu di pesisir.  Nelayan menghadapi kondisi semakin jauh jarak untuk menangkap ikan dan waktu melaut yang sangat pendek.

Untuk menjawab tantangan tersebut MURO merupakan salah satu sistem konservasi laut dan pesisir berbasis kearifan lokal yang telah men jadi tradisi adat turun-temurun masyarakat Lembata yang berfungsi sebagai sistem konservasi laut dan pesisir berbasis kearifan lokal.

Melalui aturan adat, Muro mengatur pemulihan ekosistem dengan sistem zonasi dan waktu pengambilan hasil laut sesuai dengan periode yang telah disepakati, sehingga keberlanjutan sumber daya tetap terjaga. Tradisi ini tidak hanya mencerminkan kearifan ekologis masyarakat adat, tetapi juga simbol harmoni antara manusia dan alam.

Di tengah tantangan global seperti degradasi lingkungan, perubahan iklim, dan eksploitasi sumber daya alam, Muro menjadi bukti bahwa budaya lokal mampu menawarkan solusi nyata bagi konservasi berkelanjutan. Nilai-nilai dalam Muro sejalan dengan prinsip konservasi modern, seperti partisipasi masyarakat, perlindungan ekosistem, dan keberlanjutan sumber daya.

Festival Muro 2026 hadir sebagai ruang edukasi, refleksi, sekaligus perayaan atas praktik konservasi berbasis budaya ini. Selain meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga laut dan pesisir, festival ini juga bertujuan memperkuat peran masyarakat adat dalam pelestarian budaya serta mendorong peningkatan ekonomi lokal melalui pemanfaatan hasil secara berkelanjutan.

Pada hari pertama, Rabu (22 April 2026), festival diawali dengan kegiatan trekking atauJelajah  lintas alam menyusuri wilayah konservasi Muro untuk melihat langsung praktik konservasi pesisir. Kegiatan berlanjut dengan pelepasan terumbu karang buatan atau Bioreeftek di lokasi Muro sebagai upaya rehabilitasi ekosistem laut.

Sebanyak 95 terumbu karang buatan ditanam,  serta aksi bersih pantai dan penanaman 400 pohon mangrove sebagai bentuk nyata kepedulian lingkungan.
Hari pertama juga dimeriahkan dengan pentas seni budaya pesisir oleh kaum muda dan pasar lokal yang menyajikan kuliner, suvenir, serta hasil laut masyarakat.

Pada hari kedua, Kamis (23 April 2026), Festival Muro diisi dengan diskusi  bersama Komite Muro dan Kaum Muda yang bertema “Muro sebagai Identitas Budaya Lokal Masyarakat Lembata dalam Konservasi Laut dan Pesisir Berkelanjutan”. Selain itu, diselenggarakan pendidikan konservasi laut dan pesisir bagi  murid SLTP/MTs dan SLTA, serta berbagai lomba kreatif, seperti lomba menggambar, lomba cipta puisi, dan perlombaan teater yang menggambarkan proses budaya menutup dan membuka Muro. Kegiatan hari kedua ditutup dengan lanjutan pentas seni budaya dan pasar lokal.

Melalui Festival Muro 2026, diharapkan masyarakat desa, nelayan semakin aktif dalam menjaga dan melestarikan konservasi pesisir berbasis adat. Anak-anak dan kaum muda diharapkan semakin mengenal dan mencintai laut sebagai sumber penghidupan, sekaligus pewaris nilai-nilai Muro.

Festival ini juga ditargetkan menghasilkan data dan informasi hasil trekking/jelajah wilayah konservasi Muro, meliputi potensi keanekaragaman hayati, kondisi lingkungan, dan peluang pengembangan konservasi serta ekowisata di wilayah pesisir Lembata.

Resource Mobilization and External Relation Director Plan Indonesia, Urip Budiarto dalam sambutannya menyampaikan

“Dengan melibatkan anak-anak dan generasi muda dalam Festival Muro, kita sedang menanamkan nilai cinta lingkungan, tanggung jawab sosial, dan kebanggaan terhadap budaya lokal. Dampak perubahan iklim di pesisir sangat nyata, kita tidak ingin kaum muda  kita menghadapi dampak yang lebih luas, sehingga harapan kami kaum muda dapat belajar dan menjadi penggerak di pesisir untuk masa depan yang lebih baik. Plan Indonesia melihat Muro sebagai contoh nyata bagaimana perlindungan lingkungan dan pemenuhan hak anak dapat berjalan seiring dalam konteks budaya masyarakat adat.”

Festival Muro diharapkan menjadi momentum kolaborasi antara masyarakat adat, pemerintah, akademisi, pelajar, pelaku usaha, dan wisatawan dalam menjaga laut dan pesisir, sekaligus memperkenalkan Lembata sebagai destinasi budaya dan ekowisata berbasis kearifan local, jelas Urip.

Sementara itu, Kornelia Penate, Ketua YBS Baru, Lembata juga menegaskan

“Festival Muro ini adalah bentuk penghargaan kita pada budaya melalui partisipasi masyarakat adat, nelayan, kaum muda perempuan dan pemerintah desa yang telah mendorong konservasi Muro ini berjalan dengan baik tanpa meninggalkan esensi dari budaya itu sendiri,” Ucap Kornelia

“harapannya bahwa zona-zona ini dijaga dan dikembangkan dengan lebih baik, konservasi Muro ini adalah investasi, mari kita bersama sama melanjutkan untuk menjaga laut dan pesisir dari ancaman apapun.” Harapnya

Tags: Festival MuroPantai Woi PedanPlan IndonesiaYayasan Bina Sejahtera (YBS) Baru
SendShareTweet
AksaraNews

AksaraNews

Related Posts

Diduga Oknum Polisi Gelapkan Uang BumDes, Frengki : Tolong Kapolres Lembata Ambil Sikap

22 April 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET –  Badan Usaha Milik Desa (BumDes) Lamadale, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur mengalami kerugian puluhan juta...

Dituduh Aktor Perusak Rumpon, Sulaiman Wahid Witak Angkat Bicara

21 April 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET - Sulaiman Wahid Witak, pengusaha perikanan di Balauring yang namanya disebut sebagai aktor dalam perusakan rumpon sebagaimana diberitakan...

PLN UIP Nusra Renovasi Perpustakaan SDI Kaca, Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan di Sekitar Kawasan Pengembangan PLTP Ulumbu

21 April 2026
0

MANGGARAI, AKSARANEWS.NET - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas...

ETMC 2026 Siap Digelar November Mendatang, Flores Timur Tuan Rumah

18 April 2026
0

KUPANG, AKSARANEWS.NET – Sesuai hasil rapat PSSI Provinsi NTT terkait pelaksanaan kompetisi PSSI NTT tahun 2026, disampaikan beberapa hal sebagai...

Agen BriLink Ama Sayang Sudah Melayani Masyarakat Lembata Belasan Tahun

17 April 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET - AGEN BRI Link Ama sayang mengakui dapat keuntungan dalam melayani masyarakat Lembata saat bertransaksi menggunakan jasa BRILink...

Next Post

Diduga Oknum Polisi Gelapkan Uang BumDes, Frengki : Tolong Kapolres Lembata Ambil Sikap

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Diduga Oknum Polisi Gelapkan Uang BumDes, Frengki : Tolong Kapolres Lembata Ambil Sikap

22 April 2026
Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

22 April 2026

MOST VIEWED

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

Aksara News ( aksaranews.net ) merupakan portal berita online Nusa Tenggara Timur. Kami berkomitmen menyajikan berita terupdate, akurat dan edukatif.

CATEGORY

  • Advetorial – Pariwara
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Dunia
  • Ekbis
  • Feature
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Humaniora
  • Islami
  • Kemanusiaan
  • Kesehatan
  • Literasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan Daerah
  • Pendidikan
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Polkam
  • Puisi
  • Rohani
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

© 2023 - aksaranews.net

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hukrim

© 2023 - aksaranews.net

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In