LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Kasus kematian Kepala Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape Kabupaten Lembata Polikarpus Demon dinilai tidak wajar dan diduga kuat melibatkan lebih dari sepuluh (10) orang pelaku dengan perannya masing-masing.
Hal ini diungkap Rafael Ama Raya.,SH.M.H selaku Penasihat Hukum Keluarga Kades Laranwutun saat ditemui media ini Selasa, (19/5).
Ama mengatakan bahwa meninggalnya kades laranwutun ini janggal, sebab dari jumlah bukti yang sudah dikantongi diduga ada 10 orang lebih yang terlibat.
“Kasus meninggalnya mantan kades Laranwutun ini janggal. Dari hasil penelusuran kami dan sejumlah bukti yang sudah kami kantongi, kami duga Lebih Dari 10 orang yang terlibat hingga, Polikarpus Demon alias Apol Tedemaking kehilangan nyawa. Ke 10 orang ini bergerak dengan peran yang berbeda” ujar Ama Raya.
Lanjut Pengacara Muda ini, bahwa memang benar hasil otopsi resmi dari tim dokter spesialis toksikologi belum keluar namun, dilapangan hasil yang ditemukan seperti yang diungkap tim dokter sudah terang benderang.
Usai otopsi tim dokter sudah secara gamblang mengatakan, ada tiga hal penting yakni, patah tulang kepala sebelah kiri dari atas sampai ke dasar tulang tengkorak, juga ada patahan di rusuk kiri ruas ke 7 bagian belakang dekat punggung lalu, luka memar dibahu sebelah kanan dan itu semua disebabkan oleh benturan benda tumpul yang menghampiri korban jadi bukan korban yang menghampiri tumpul tersebut jelas Ama Raya.
“Kesimpulan sementara dari hasil penelusuran dan bukti yang kami dapat Ini adalah, Kasus pembunuhan berencana. ” Tegas Ama Raya.
Lanjut Ama, Kasus ini sudah semakin terang dari hasil otopsi jadi bukan karena kecelakaan.
Sebagai penasehat hukum, saya minta agar para pelaku harus akui dihadapan penyidik, apabila tidak maka, hukum yang akan bicara dan sebaiknya mereka secara sadar menyerahkan diri.
Sementara terkait saksi mahkota Ama Raya mengatakan, secara hukum jika mereka mau bekerjasama dengan penegak hukum maka, dia mendapat hukuman berbeda yakni sanksi yang lebih ringan dari pelaku yang lain, berkasnya akan di split jelas Ama Raya.

















