LARANTUKA, AKSARANEWS.NET — Pemerintah Kabupaten Flores Timur membatalkan sejumlah acara hiburan dalam rangkaian malam toast kenegaraan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Lebao, Larantuka, Senin (17/8).
Pembatalan tersebut dilakukan Bupati Flores Timur sebagai bentuk solidaritas dan bela rasa terhadap para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Anton Doni Dihen menyampaikan duka dan empati kepada para korban gempa di tujuh kabupaten yang terdampak bencana tersebut.
Bupati mengajak seluruh undangan dan masyarakat yang hadir menjadikan malam toast kenegaraan sebagai momentum untuk memberikan bantuan kepada para korban gempa sesuai dengan kemampuan masing-masing.
“Duka mereka, kesusahan mereka juga duka dan kesusahan kita semua. Malam hari ini kita semua diajak untuk memberikan sumbangsi, berapapun besarnya, untuk meringankan beban mereka,” ujar Doni Dihen.
Ajakan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penggalangan dana dari para tamu undangan yang hadir, terdiri dari unsur Forkopimda Flores Timur, pejabat ASN lingkup Pemkab Flores Timur, TNI, Polri, serta undangan lainnya.
Penggalangan dana dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Flores Timur, Petrus Pedo Maran selaku Ketua Panitia HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Flores Timur.
Dari hasil penggalangan, terkumpul donasi sebesar Rp29.320.000. Jumlah tersebut langsung diumumkan Sekda Pedo Maran kepada seluruh undangan yang hadir.
Selain penggalangan dana, sehari setelah gempa, Minggu (16/8) dini hari sekitar pukul 02.30 WITA, Pemkab Flores Timur juga telah menyalurkan bantuan logistik kedaruratan bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Sikka sebanyak lima truk.
Bantuan tersebut diantar langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Flores Timur, Ariston Kolot Ola, untuk selanjutnya diteruskan kepada masyarakat terdampak yang tersebar di sejumlah wilayah.
Pada Senin, 17 Agustus 2026 pagi, BPBD Flores Timur kembali mengirimkan satu truk berisi pakaian layak pakai ke Kabupaten Sikka untuk membantu masyarakat korban gempa.
Bupati Anton Doni Dihen mengatakan, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi sejak gempa terjadi untuk memastikan bantuan yang dapat diberikan segera disalurkan kepada masyarakat terdampak.
Pemda Flores Timur masih membuka ruang donasi bagi masyarakat maupun pihak lainnya yang ingin berpartisipasi dalam semangat solidaritas untuk para korban gempa melalui rekening yang telah disiapkan. (Tino)


















