KUPANG, AKSARANEWS.NET – Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq, S.P., bersama Wakil Bupati Lembata H. Muhamad Nasir, S.Sos., beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan perangkat daerah Kabupaten Lembata, melayat ke rumah duka almarhum Drs. Sinun Petrus Manuk di Jalan Thamrin, Oepoi, Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang, Selasa (18/8/2026) sore.
Almarhum Drs. Sinun Petrus Manuk merupakan Penjabat Bupati Lembata periode 2016–2017. Kehadiran pimpinan dan jajaran Pemerintah Kabupaten Lembata di rumah duka merupakan bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya salah satu putra terbaik yang pernah mengemban amanah dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Lembata.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Lembata Syafrudin Sira, Wakil Ketua I DPRD Fransiskus Xaverius B.N., Wakil Ketua II DPRD Gewura Fransiskus, Sekretaris Daerah Kabupaten Lembata Paskalis Ola Tapo Bali, A.P., M.T., Kadis Porabud/Plt. Asisten II Sekda, Apolonaris Mayan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, Ibu Staf Ahli Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, serta keluarga besar Ikatan Keluarga Lembata (IKL) Kupang.
Dalam sapaan yang mewakili Pemerintah Kabupaten Lembata, Kepala Dinas Porabud Kabupaten Lembata/Plt. Asisten II Sekda, Apolonaris Mayan menyampaikan bahwa Bupati Lembata segera menginstruksikan jajaran pimpinan daerah untuk hadir di rumah duka setelah menerima kabar mengenai berpulangnya almarhum.
“Begitu menerima informasi mengenai kedukaan ini, Bapak Bupati langsung menyampaikan kepada Bapak Sekretaris Daerah agar seluruh pimpinan daerah dapat hadir untuk menyampaikan penghormatan dan belasungkawa kepada keluarga almarhum, meskipun saat ini wilayah Flores sedang menghadapi situasi bencana,” ungkap Apolonaris.
Ia menyampaikan rasa syukur karena rombongan Pemerintah Kabupaten Lembata dapat tiba di Kota Kupang dan hadir secara langsung di rumah duka. Perjalanan tersebut berlangsung di tengah kondisi yang cukup menantang akibat aktivitas Gunung Ile Lewotolok yang berdampak terhadap kepastian jadwal penerbangan dari Lembata.
“Hari ini, puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, kami dapat tiba di Kota Kupang. Di tengah kondisi aktivitas Gunung Ile Lewotolok dan ketidakpastian jadwal penerbangan, kami tetap berupaya hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum,” ujarnya.
Lebih lanjut, Apolonaris menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Lembata telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga terkait rangkaian prosesi pemakaman almarhum yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026.
Prosesi pemakaman tersebut direncanakan dipimpin langsung oleh Bupati Lembata secara kedinasan. Hal ini merupakan bentuk penghormatan terakhir Pemerintah Kabupaten Lembata atas pengabdian dan jasa almarhum selama mengemban amanah sebagai Penjabat Bupati Lembata.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Lembata, Apolonaris Mayan mengajak seluruh keluarga, kerabat, dan masyarakat yang hadir untuk bersama-sama mendoakan almarhum agar memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa serta memohon kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Kita semua berdoa, kiranya almarhum Bapak Sinun Petrus Manuk memperoleh sukacita dan kehidupan kekal di dalam Kerajaan Surga. Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi duka ini,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lembata juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua IKL Kupang, Dr. Hamza Huri Wulakada, atas dukungan serta koordinasi yang telah dilakukan sehingga rombongan Pemerintah Kabupaten Lembata bersama pimpinan DPRD Kabupaten Lembata dapat hadir secara bersama-sama di rumah duka.
Apolonaris menegaskan bahwa berpulangnya almarhum tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Lembata. Pengabdian, dedikasi, serta jasa almarhum dalam perjalanan pemerintahan daerah diharapkan menjadi warisan nilai yang terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
“Kepergian almarhum meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan seluruh masyarakat Lembata. Semoga segala jasa, pengabdian, dan karya almarhum menjadi teladan serta inspirasi bagi kita semua dalam melaksanakan tugas, memberikan pelayanan, dan mengabdikan diri bagi masyarakat dan daerah,” tutupnya.
Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Lembata beserta jajaran pimpinan daerah di rumah duka menjadi wujud nyata solidaritas dan penghormatan Pemerintah Kabupaten Lembata kepada keluarga almarhum. Pemerintah dan masyarakat Lembata turut mendoakan agar almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan serta ketabahan. Prokompim Lembata

















