LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Jalan yang selama ini menjadi bagian dari keseharian warga Lodotodokowa kini perlahan terasa lebih dekat. Kehadiran tiga Jembatan Perintis Merah Putih di Desa Lodotodokowa, Kecamatan Lebatukan, menjadi harapan baru untuk membuka akses masyarakat menuju desa-desa di sekitarnya.
Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq menghadiri peresmian Jembatan Perintis Garuda tersebut, Kamis (13/8/2026). Peresmian diawali dengan mengikuti secara virtual agenda peresmian Jembatan Garuda dan pembangunan titik air bersih secara nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Di Kabupaten Lembata, terdapat tiga jembatan yang dibangun melalui program tersebut, yakni Jembatan Aramco Wailoro sepanjang 10 meter, Jembatan Wainili 1 sepanjang 5 meter, dan Jembatan Wainili 2 sepanjang 12 meter.
Ketiga jembatan ini bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi jalan. Kehadirannya diharapkan dapat membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat Desa Lodotodokowa dan enam desa lainnya di Kecamatan Lebatukan, hingga menuju Desa Nilanapo di Kecamatan Omesuri.
Dalam sambutannya, Bupati Petrus Kanisius Tuaq menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya wilayah yang membutuhkan dukungan akses dasar bagi masyarakat.
Bupati juga menyampaikan ucapan selamat kepada Komandan Kodim 1624/Flotim Letnan Kolonel Erly Merlian, S.IP., bersama jajaran atas pembangunan tiga jembatan tersebut di Desa Lodotodokowa.
Menurut Bupati, pembangunan jembatan ini memiliki arti penting bagi pengembangan akses masyarakat dalam jangka panjang. Ia bahkan menyebut adanya rencana pembangunan jembatan di wilayah Paubokol yang akan menjadi bagian dari jalur tengah.
“Tadi Pak Dandim sempat berbisik akan adanya pembangunan jembatan di Paubokol, jalur tengah. Jalur ini jangka panjangnya luar biasa,” ujar Bupati.
Ia berharap pembangunan infrastruktur tersebut nantinya mampu memperpendek akses dan mempermudah mobilitas masyarakat, khususnya dari Desa Lodotodokowa menuju Desa Atanila dan Nilanapo.
Bagi masyarakat, jembatan-jembatan ini bukan hanya tentang panjang dan kokohnya konstruksi. Lebih dari itu, ada harapan agar perjalanan menuju kebun, sekolah, pusat pelayanan maupun desa tetangga menjadi lebih mudah. Akses yang semakin terbuka juga diharapkan ikut mendorong aktivitas ekonomi dan mempererat hubungan antardesa.
Peresmian tersebut turut dihadiri Komandan Kodim 1624/Flotim Letnan Kolonel Erly Merlian, S.IP., unsur Kepolisian yang mewakili Kapolres Lembata, unsur DPRD yang mewakili Ketua DPRD, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lembata, Plt. Camat Lebatukan, Kepala Desa Lodotodokowa, serta masyarakat Desa Lodotodokowa.
Dengan hadirnya tiga Jembatan Garuda ini, langkah pembangunan di wilayah tersebut diharapkan tidak berhenti pada terhubungnya satu titik dengan titik lainnya, tetapi menjadi awal terbukanya akses yang lebih luas bagi masyarakat Lembata. Prokompim Lembata.

















