LEWOLEBA, AKSARANEWS.NET – Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad Nasir, S.Sos., didampingi Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Quintus Irenius Suciadi, S.H., M.Si., secara resmi membuka rangkaian kegiatan olahraga dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) ke-66 tahun 2026. Kegiatan tersebut ditandai dengan pelepasan peserta lomba lari 5 kilometer di depan Kantor Bupati Lembata.
Acara pembukaan dihadiri oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Ketua Manajemen Kelas Tiga Dimensi (MK3D) tingkat kabupaten dan kecamatan, para kepala satuan pendidikan se-Kabupaten Lembata, guru, panitia, serta insan pers.
Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, kegiatan Hardiknas 2026 dirancang sebagai wadah perlombaan dan pertandingan bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, dan SMP. Fokus utama kegiatan ini adalah pengembangan minat, bakat, dan kreativitas siswa melalui empat pilar pendidikan, yakni olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah gerak, dengan tetap menjunjung tinggi semangat persahabatan serta kearifan lokal.
Adapun maksud kegiatan ini adalah meningkatkan potensi siswa secara optimal melalui kolaborasi antar satuan pendidikan di Kabupaten Lembata. Sementara itu, tujuannya meliputi mempererat silaturahmi antar sekolah, menyediakan ruang kreativitas di bidang akademik dan non-akademik, serta menanamkan semangat perjuangan Ki Hadjar Dewantara kepada pendidik dan peserta didik.
Mengusung tema “Partisipasi Semesta, Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua Menuju Lembata Berinovasi, Cerdas Digital, dan Berakar Budaya”, kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan mutu pendidikan, transformasi digital, serta kesejahteraan tenaga pendidik.
Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua lokasi utama. Di Lewoleba, kegiatan berlangsung pada 24 hingga 27 April 2026 yang diawali dengan lomba lari 5 km dan lomba mewarnai, serta dilanjutkan dengan pertandingan futsal. Sementara itu, kegiatan lanjutan akan digelar di Desa Roho, Kecamatan Buyasuri, pada 30 April hingga 2 Mei 2026, yang ditutup dengan upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Berbagai jenis perlombaan digelar, meliputi bidang akademik seperti cerdas cermat, membaca, mendikte, menulis indah, dan pidato Bahasa Inggris; bidang seni seperti mewarnai, menari, dan paduan suara; serta bidang olahraga seperti futsal dan lari 5 km. Panitia menyediakan hadiah dan trofi bagi para juara dari peringkat pertama hingga keempat.
Jumlah peserta kegiatan ini mencapai 540 orang yang terdiri dari siswa terbaik tingkat kecamatan dan guru pendamping. Khusus lomba lari 5 km, peserta merupakan perwakilan juara 1, 2, dan 3 dari masing-masing kecamatan.
Pendanaan kegiatan bersumber dari DPA Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata untuk tingkat kabupaten, dana BOS dari masing-masing satuan pendidikan untuk tingkat kecamatan, serta dukungan sponsor dari Bank NTT.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lembata menegaskan bahwa kegiatan perlombaan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat persatuan, menumbuhkan sportivitas, serta membangun karakter generasi muda yang sehat jasmani dan rohani.
“Pendidikan tidak hanya menekankan kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan kepribadian,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengangkat filosofi “Inovasi Payung” sebagai simbol kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan. Menurutnya, payung bukan untuk menghentikan hujan, melainkan sebagai alat untuk bertahan dan terus melangkah menuju tujuan.
Wakil Bupati juga menekankan tiga pilar utama pendidikan di Lembata, yakni inovasi, kecerdasan digital, dan keberakaran pada budaya lokal. Ia mengingatkan bahwa di tengah perkembangan teknologi, nilai-nilai budaya harus tetap menjadi fondasi dalam setiap langkah pembangunan pendidikan.
Mengutip pemikiran William Arthur Ward, ia juga menguraikan klasifikasi pendidik, mulai dari guru biasa hingga guru yang mampu menginspirasi, yang dinilainya sebagai kunci dalam mencetak generasi unggul.
Menutup sambutannya, Wakil Bupati berharap melalui kegiatan ini akan lahir generasi muda Lembata yang berprestasi, berkarakter, menjunjung tinggi kebersamaan, serta mencintai budaya lokal. Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan olahraga sebagai sarana membangun mental yang kuat dan kerja sama tim.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam mendorong kemajuan pendidikan di Kabupaten Lembata menuju masa depan yang lebih inovatif dan berdaya saing. Prokompim Lembata
Pemkab Lembata Perkuat Sinergi dengan Muhammadiyah melalui Silaturahmi Nasional
LEMBATA, AKSARANEWS.NET - Pemerintah Kabupaten Lembata mendukung pelaksanaan Silaturahmi Nasional Muhammadiyah Lembata yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Lembata...


















