• Home 1
  • Home 2
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sample Page
Minggu, Juni 7, 2026
  • Login
Aksara News
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan

    Pemancing Lembata Sabet Juara 1-3 Lembata Fishing Tournament 2026

    Lembata Fishing Tournament 2026, Laut dan Masyarakat Lembata Tuai Pujian Dari Dalam dan Luar Negeri

    Tuna Yellowfin Seberat 30 Kg Tangkapan Emmanuel Toni Juara Lembata Fishing Tournament 2026

    Ramaikan, Rebut Piala Bupati dan Ratusan Juta Dalam Ajang Lembata Fishing Tournament 2026

    Hari Pendidikan Nasional ke-66 di Lembata, Wabup Ajak Bangun Pendidikan Cerdas Digital dan Berakar Budaya

    Gelar Festival Muro, Kornelia Penate : Empat Tujuan Menjadi Sasaran

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    ETMC 2026 Siap Digelar November Mendatang, Flores Timur Tuan Rumah

    Kolaborasi KPOTI, BPK, dan Pemda Hidupkan Kembali Permainan Rakyat di Hati Anak-Anak

    Puncak HUT ke-14 Partai NasDem Dirayakan Penuh Sukacita

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan

    Pemancing Lembata Sabet Juara 1-3 Lembata Fishing Tournament 2026

    Lembata Fishing Tournament 2026, Laut dan Masyarakat Lembata Tuai Pujian Dari Dalam dan Luar Negeri

    Tuna Yellowfin Seberat 30 Kg Tangkapan Emmanuel Toni Juara Lembata Fishing Tournament 2026

    Ramaikan, Rebut Piala Bupati dan Ratusan Juta Dalam Ajang Lembata Fishing Tournament 2026

    Hari Pendidikan Nasional ke-66 di Lembata, Wabup Ajak Bangun Pendidikan Cerdas Digital dan Berakar Budaya

    Gelar Festival Muro, Kornelia Penate : Empat Tujuan Menjadi Sasaran

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    ETMC 2026 Siap Digelar November Mendatang, Flores Timur Tuan Rumah

    Kolaborasi KPOTI, BPK, dan Pemda Hidupkan Kembali Permainan Rakyat di Hati Anak-Anak

    Puncak HUT ke-14 Partai NasDem Dirayakan Penuh Sukacita

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Aksara News
No Result
View All Result
Home Budaya

Merajut Identitas Bangsa Lewat Permainan Tradisional

AksaraNews by AksaraNews
15 Oktober 2025
in Budaya, Humaniora
0

Goris Takene, Ketua KPOTI Kota Kupang

0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

KPOTI Kota Kupang Ajak Pelajar Kembali ke Akar Budaya

KUPANG, AKSARANEWS.NET – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan pengaruh budaya global yang kian meresap dalam keseharian anak-anak Indonesia, permainan tradisional perlahan kehilangan ruang hidupnya. Halaman kampung yang dulu riuh oleh tawa anak-anak bermain engklek, benteng, gasing dan permainan lain, kini berubah menjadi ruang sunyi yang digantikan layar gawai.

RELATED POSTS

Paradoks Lembata: Pengangguran Turun, Perantau Naik. Donatus Asan Lamabelawa: ‘Ini Sihir Statistik atau Luka Ekonomi?

Isu “Kredit Siluman” Pihak Bank NTT Berjanji Akan Menghadirkan Petugas Marketing

Namun, di Kota Kupang, secercah upaya untuk menghidupkan kembali denyut budaya itu tengah dilakukan. Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) Kota Kupang menginisiasi Festival Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Tingkat Kota Kupang sebagai ruang bagi anak-anak untuk kembali mengenali akar budaya bangsa.

Festival ini bukan sekadar perlombaan antar pelajar, melainkan wadah pembelajaran nilai-nilai luhur yang terkandung dalam permainan tradisional, tentang kebersamaan, sportivitas, kejujuran, dan gotong royong. Di tengah gempuran budaya instan dan pola interaksi serba digital, permainan tradisional menjadi jembatan yang menghubungkan generasi muda dengan akar budayanya.

salah satu pengurus KPOTI Kota Kupang, Goris Takene hasil Munas I Mataram 2024 , mengatakan kegiatan ini digagas sebagai bentuk ajakan agar sekolah dan masyarakat bersama-sama mengembalikan ruang bermain anak yang lebih sehat, edukatif, dan berkarakter.

“Permainan tradisional bukan sekadar hiburan, tetapi sarana membentuk manusia Indonesia yang berjiwa sportif dan menghargai kebersamaan,” ujarnya.

Dukungan atas gerakan ini datang dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia. Kementerian menilai kegiatan semacam ini memiliki makna strategis dalam membangun karakter anak bangsa melalui pelestarian budaya lokal yang semakin terpinggirkan.

Nia Sjafruddin (Jaket Merah) staf Khusus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan anak bersama Etha Bubu, Aktivis Perempuan dan anak Kota Kupang

Staf Khusus Menteri Bidang Perempuan dan Politik, Dra. Siti Nia Nurhasanah Sjarifudin, di Kupang, Jumat (10/10/2025), menegaskan bahwa KemenPPPA mendorong penghidupan kembali permainan tradisional di lingkungan anak-anak sebagai langkah nyata mengurangi ketergantungan terhadap gawai sekaligus memperkuat identitas budaya.

“Permainan tradisional mengajarkan anak tentang kejujuran, sportivitas, kegigihan, dan rasa gotong royong. Ia bukan sekadar warisan budaya, tetapi media pendidikan karakter yang hidup,” ujar Nia yang saat itu di dampingi Etha Bhubu aktifis Perempuan dan Anak NTT.

Ia menambahkan, KemenPPPA telah mengusulkan agar sekolah-sekolah menyediakan ruang bagi permainan tradisional di sela aktivitas belajar mengajar. Selain membangun karakter, permainan rakyat juga memperkuat keterampilan sosial anak. Melalui interaksi langsung, anak-anak belajar bekerja sama, menahan ego, dan menghargai perbedaan.

Dukungan terhadap kegiatan KPOTI juga datang dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang. Sekretaris dinas, Drs. Ambo, Rabu (15/10/2025), menegaskan bahwa pelestarian permainan tradisional sejalan dengan upaya pemerintah daerah membangun pendidikan berkarakter dan berakar pada budaya lokal.

“Kami melihat kegiatan seperti ini sangat relevan dengan semangat pendidikan berbasis budaya. Anak-anak belajar nilai-nilai kejujuran, kebersamaan, dan kerja sama lewat cara yang menyenangkan. Ini bagian dari pendidikan karakter yang sesungguhnya,” ujar Ambo.

Ia menambahkan, dinas akan mendorong sekolah-sekolah di Kota Kupang agar memberi ruang bagi siswa mengenal dan mempraktikkan permainan tradisional sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler.

“Kalau permainan tradisional hidup kembali di sekolah, kita bukan hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga menanamkan jati diri bangsa kepada generasi muda,” katanya.

Lewat festival ini, KPOTI berharap permainan tradisional tidak lagi sekadar nostalgia, tetapi menjadi gerakan nyata untuk merajut kembali identitas bangsa – melalui permainan yang mengajarkan nilai, membentuk karakter, dan memperkuat akar budaya Indonesia.

SendShareTweet
AksaraNews

AksaraNews

Related Posts

Paradoks Lembata: Pengangguran Turun, Perantau Naik. Donatus Asan Lamabelawa: ‘Ini Sihir Statistik atau Luka Ekonomi?

4 Juni 2026
0

YOGYAKARTA, AKSARANEWS.NET - Kabupaten Lembata sedang menari di atas paradoks. Di atas panggung, Pemda Kabupaten Lembata di bawah kepemimpinan Bupati...

Isu “Kredit Siluman” Pihak Bank NTT Berjanji Akan Menghadirkan Petugas Marketing

2 Juni 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET - Dugaan kejanggalan kredit tindis senilai Rp230 juta yang menimpa seorang nasabah Lasarus Teka Udak memasuki proses mediasi...

Perkuat Silaturahmi dan Persatuan, Bupati dan Wakil Bupati Lembata Hadiri Halal Bihalal Idul Adha 1447 H di Waowala

28 Mei 2026
0

ILE APE, AKSARANEWS.NET - Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menghadiri kegiatan Halal Bihalal Hari...

Ramaikan, Rebut Piala Bupati dan Ratusan Juta Dalam Ajang Lembata Fishing Tournament 2026

21 Mei 2026
0

LEWOLEBA, AKSARANEWS.NET - Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Dinas Perikanan akan menggelar...

Geothermal Flores Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

20 Mei 2026
0

FLORES, AKSARANEWS.NET - Kehadiran pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara...

Next Post

62 Nakes Kontrak Desa di Lembata Tuntut Pemda Ikutkan Pada Seleksi P3K Paruh Waktu

Negara Hadir, Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Gegerkan Warga, Penemuan Mayat Perempuan di Padang Ternak Dagang Wain

4 Juni 2026

Paradoks Lembata: Pengangguran Turun, Perantau Naik. Donatus Asan Lamabelawa: ‘Ini Sihir Statistik atau Luka Ekonomi?

4 Juni 2026

MOST VIEWED

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

Aksara News ( aksaranews.net ) merupakan portal berita online Nusa Tenggara Timur. Kami berkomitmen menyajikan berita terupdate, akurat dan edukatif.

CATEGORY

  • Advetorial – Pariwara
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Dunia
  • Ekbis
  • Feature
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Humaniora
  • Islami
  • Kemanusiaan
  • Kesehatan
  • Literasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan Daerah
  • Pendidikan
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Polkam
  • Puisi
  • Rohani
  • Sosial
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

© 2023 - aksaranews.net

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hukrim

© 2023 - aksaranews.net

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In