LEWOLEBA, AKSARANEWS.NET –Pemerintah Kabupaten Lembata mulai mematangkan seluruh rangkaian kegiatan menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Lembata yang akan diperingati pada 12 Oktober 2026.
Persiapan tidak hanya diarahkan pada seremoni peringatan, tetapi juga dikonsolidasikan dengan sejumlah kegiatan pembangunan dan pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Konsolidasi lanjutan persiapan HUT ke-27 digelar melalui rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Lembata, Senin, 5 Oktober 2026.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah, Paskalis Ola Tapo Bali, melibatkan staf ahli bupati, para asisten sekretaris daerah, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Lembata, serta para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, menunjukkan keseriusan Pemda Lembata dalam persiapannya.
Agenda tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan masing-masing perangkat daerah dan seksi kepanitiaan. Pemerintah daerah meminta setiap unsur yang terlibat menyiapkan materi serta informasi terkait kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya, sehingga pelaksanaan peringatan HUT dapat berjalan terkoordinasi.
Yang menarik, rangkaian kegiatan pendukung HUT ke-27 tidak semata berorientasi pada kegiatan seremonial. Sejumlah agenda pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat turut diproyeksikan dalam momentum tersebut, diantaranya peletakan batu pertama SPBU di Buyasuri dan SPBU di kawasan TPI, kick-off mesin cuci darah, kick-off Jober, launching tanam tomat, launching butik HOG, serta launching laboratorium kesehatan hewan.
Pemerintah daerah juga menyiapkan agenda penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pengembangan garam, launching Alfamart tanggal 16 Oktober 2026, serta kegiatan otonomi fun walk bertajuk ‘Jalan Sehat’ dengan rute dari Rumah Situs 7 Maret menuju Kantor Bupati Lembata. Selain itu, akan digelar lomba ETPD (Elektronifikasi Teknologi Pemerintah Daerah) antarpemerintah daerah serta sejumlah kegiatan lainnya.
Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa momentum HUT ke-27 diarahkan tidak hanya untuk mengenang perjalanan pemerintahan Kabupaten Lembata, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan dan menggerakkan berbagai program yang berkaitan dengan kesehatan, pertanian, peternakan, perdagangan, infrastruktur dasar, ekonomi masyarakat, hingga pola hidup sehat.
Di sisi lain, persiapan juga mencakup aspek spiritual dan kebersamaan masyarakat. Pemerintah daerah akan membahas pelaksanaan misa syukur dan ibadat keagamaan lainnya sebagai bagian dari rangkaian peringatan.
Upacara HUT serta malam syukuran juga menjadi bagian utama yang perlu dipersiapkan secara matang.
Memasuki usia 27 tahun, peringatan HUT Kabupaten Lembata diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan seremoni. Momentum ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali capaian pembangunan, mengidentifikasi pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan, sekaligus memperkuat konsolidasi pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan arah pembangunan daerah.
Dengan demikian, HUT ke-27 dapat ditempatkan sebagai momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen pembangunan, bahwa pertambahan usia daerah harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat dan kehadiran pemerintah dalam menjawab kebutuhan warga. Prokompim Lembata

















