BALAURING, AKSARANEWS.NET – Upaya menciptakan ruang digital yang aman bagi anak terus digencarkan. Plan Indonesia bersama Forum Jurnalis Lembata (FJL) menggelar Diseminasi Buku Saku Panduan Peliputan Berbasis Perlindungan Anak di SMA Negeri 1 Balauring, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WITA ini diikuti oleh puluhan siswa-siswi kelas 10 hingga 12 dan difasilitasi langsung oleh Kerja sama antar PLAN Indonesia dan Forum Jurnalis Lembata dibantu oleh Komunitas Pondok Perubahan dan YAP.
Wakasek Kurikulum SMAN 1 Balauring, Rahel Wagosina, dalam sambutannya memberikan apresiasi penuh atas kegiatan tersebut. Ia menyebut Plan Indonesia bukanlah mitra baru bagi sekolah.
“Plan adalah partner dari sekolah kami, jadi tidak asing lagi. Kami memberikan waktu yang seluas-luasnya untuk memberikan ilmu kepada siswa-siswi kami. Yang paling penting adalah bagaimana siswa-siswi bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik,” kata Rahel.
Ia juga berpesan agar melalui kegiatan ini, para siswa dapat lebih bijak dalam bermedia sosial.
Sementara itu, perwakilan Plan Indonesia, Alfred, menjelaskan bahwa buku saku ini merupakan panduan praktis bagi siapa saja, termasuk pelajar, yang ingin melakukan peliputan atau membuat konten yang melibatkan anak.
“Hari ini kami datang ingin bercerita kepada teman-teman terkait buku saku ini serta manfaatnya. Tujuannya agar teman-teman tahu batasan etis saat mengambil foto, menulis berita, atau membuat konten tentang anak, sehingga tidak mengeksploitasi dan tetap melindungi hak-hak anak,” ujar Alfred.
Dalam sesi inti, fasilitator membekali siswa dengan prinsip-prinsip jurnalistik ramah anak, mulai dari pentingnya menjaga identitas korban anak, meminta persetujuan (informed consent), hingga penggunaan bahasa yang tidak mendiskriminasi dan tidak melabeli anak.
Kegiatan yang dikemas interaktif ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Para siswa aktif berdiskusi tentang studi kasus pemberitaan anak di media sosial yang sering mereka temui sehari-hari.
Melalui diseminasi ini, diharapkan siswa SMAN 1 Balauring tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dan pelopor media sosial yang aman dan ramah anak di Kabupaten Lembata.

















