LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Dalam rangka mengantisipasi dampak kekeringan, Pemerintah Kabupaten Lembata meresmikan sumur bor siaga darurat di Desa Tagawiti pada tahun 2026.
Peresmian dipimpin langsung oleh Bupati Lembata, P. Kanisius Tuaq, didampingi Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir, Kalak BPBD Lembata, Andris Koban, Camat Ile Ape, Lorens Manuk. Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Lembata, pimpinan OPD terkait, tokoh masyarakat, dan warga Desa Tagawiti.
Sumur bor ini dibangun sebagai langkah konkret Pemkab Lembata dalam menjamin ketersediaan air bersih saat musim kemarau panjang. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan warga Desa Tagawiti tidak lagi kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari maupun ternak ketika terjadi krisis air.
Dalam sambutannya, Bupati P. Kanisius Tuaq menyampaikan bahwa penanganan kekeringan harus dilakukan secara preventif.
“Sumur bor siaga darurat ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kita tidak bisa menunggu kekeringan datang baru bergerak. Desa Tagawiti menjadi salah satu prioritas karena rawan kekeringan,” ujarnya.
Senada, Wakil Bupati Muhamad Nasir menambahkan bahwa Pemkab akan terus berkoordinasi dengan Forkopimda, BPBD, dan dinas terkait untuk memastikan distribusi dan perawatan sumur berjalan optimal.
Bupati dan Wakil Bupati lembata, meminta masyarakat untuk menjaga sumur bor yang sudah ada.
Warga Desa Tagawiti menyambut baik peresmian ini. Mereka berharap sumur bor dapat dikelola bersama agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan diresmikannya sumur bor ini, Pemkab Lembata menegaskan komitmennya untuk memperkuat ketahanan desa terhadap bencana kekeringan dan perubahan iklim di tahun 2026.

















