LARANTUKA, AKSARANEWS.NET – Warga Perumahan Batuata Indah, Kelurahan Pohon Bao, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, akhirnya dapat bernapas lega dengan hadirnya layanan air minum bersih.
Pada Jumat, 21 Agustus 2026, Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, meresmikan sambungan rumah (SR) air minum bersih Perumda Ina Gelekat di kawasan tersebut.
Peresmian ini menjadi jawaban atas kebutuhan dasar warga yang selama bertahun-tahun mengalami keterbatasan akses air bersih.
Salah seorang warga, Muhammad Samsul, mengatakan selama bertahun-tahun mereka mengandalkan air dari sumur bor dengan biaya cukup tinggi. Saat mesin sumur rusak, mereka pun kesulitan mendapatkan air.
Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah daerah yang akhirnya memberikan perhatian dan menghadirkan layanan air bersih bagi warga Perumahan Batuata Indah.
“Kami rasa bersyukur, puji syukur kepada Tuhan, dengan kepemimpinan beliau ini bisa memperhatikan kami,” katanya, Sabtu (22/8/2026), di kompleks Perumahan Batuata Indah.
Menurut Samsul, meskipun sumur bor masih tetap digunakan, warga kini lebih berharap pada layanan air perpipaan yang dapat memberikan kepastian dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
“Kemarin itu kami rasa bersyukur, karena kepemimpinan beliau ini dia bisa datangkan air. Sekalipun sumur bor ini tetap berjalan, tapi kita mengharapkan air PAM,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Perumda Air Minum Ina Gelekat, Fransiskus Mathias Carvallo, mengatakan upaya menghadirkan layanan air minum ke Batuata Indah sebenarnya sudah dilakukan sejak lama.

Namun, berbagai kendala teknis seperti tekanan air akibat gravitasi dan kondisi topografi membuat rencana tersebut belum dapat direalisasikan.
Menurutnya, dorongan kuat datang saat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2026. Bupati Flores Timur meminta agar pihaknya berupaya menghadirkan layanan air bersih bagi warga Batuata Indah.
“Sebelum dilakukan pengesahan itu, Pak Bupati sampaikan bahwa Perumda harus berusaha untuk bisa melayani Batuata Indah,” ujar Mathias Carvallo di ruang kerjanya, Sabtu (22/8/2026).
Permintaan tersebut kemudian dimasukkan dalam program pengembangan layanan yang dibiayai sepenuhnya oleh Perumda Air Minum Ina Gelekat.
“Dan itu dimasukkan dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan itu yang disetujui untuk pendanaan untuk pengembangan itu. Itu sebesar 2 Miliar dananya bersumber dari Perumda sendiri, tidak ada penyertaan modal,” ungkapnya.
Dana tersebut digunakan untuk pengembangan layanan di tiga wilayah, yakni Batuata Indah di Kota Larantuka, serta Waiwerang dan Witihama di Pulau Adonara.
Dalam proses pelaksanaannya, Perumda Air Minum Ina Gelekat melakukan sejumlah pekerjaan teknis agar distribusi air dapat menjangkau Batuata Indah.
Hingga saat peresmian layanan, sudah ada dua rumah yang mendaftar, melakukan pembayaran, dan tersambung ke jaringan air minum.
Perluasan sambungan rumah akan terus dilakukan. Warga Perumahan Batuata Indah juga akan mendapat kemudahan dalam pemenuhan persyaratan administratif, termasuk melalui skema pembayaran secara cicilan.
“Ada 7 (KK) juga yang tadi mau berproses, karena persoalan kita di sini masih menggunakan pembayaran cash,” imbuh Mathias Carvallo.
Selain pengembangan di Batuata Indah, Perumda Air Minum Ina Gelekat juga sedang menyiapkan perluasan layanan di wilayah Witihama, Pulau Adonara.
Mathias Carvallo mengatakan, pihaknya telah melakukan survei sumber air bersama PT Reinha Pumps Indonesia untuk melayani sekitar 890 kepala keluarga di Sandosi I, Sandosi II, Baobage, dan Tobitika.
Saat ini penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) masih berlangsung. Karena kebutuhan investasinya cukup besar, Perumda Ina Gelekat berencana menggandeng pihak ketiga untuk membantu pembiayaan.
“Kita minta pihak ketiga Reinha Pumps untuk membiayai investasi itu, yang nanti kita bayar secara cicilan setiap bulan, yang nanti kita buat perjanjian dulu disepakati seperti apa perjanjian. Dan perjanjian itu kan tentunya harus disetujui oleh Bupati sebagai pemilik modal Perumda,” tandasnya. (Tino)

















