LEMBATA, AKSARANEWS.NET — Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq bersama Wabup H. Muhamad Nasir menghadiri Perayaan Syukur HUT pertama Paroki Santo Fransiskus Balauring, Minggu (9/8/2026) dengan tema “Menata Masa Depan Paroki dengan Rasa Syukur dan Sukacita.”
Pastor Paroki, Pater Maksimus Labut Rao, menyebut paroki yang baru berusia 1 tahun ini ibarat anak yang baru belajar berjalan sehingga butuh dukungan semua pihak. Ia mengapresiasi pemerintah, DPRD, tokoh agama dan umat atas kebersamaan selama ini.
Anggota DPRD Hilarius Lukas Kirun berharap Pemkab memberi dukungan anggaran. Ia juga mengajak umat meneladani semangat Santo Fransiskus dan menjaga kerukunan antar umat beragama.
Bupati Kanisius menegaskan gereja adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat rukun dan toleran. Meski kondisi fiskal terbatas, Pemkab tetap berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan.
Dalam kesempatan itu Bupati juga memaparkan rencana besar untuk Balauring:
1. Klaster Ekonomi Baru – Kawasan Balauring, Nuhanera, Lewolein, Tanjung Baja ditetapkan dalam RPJM dengan potensi kelautan, perikanan, pariwisata.
2. Kampung Nelayan – SK dari KKP sudah terbit.
3. Pariwisata – Rencana pembangunan resort di Tanjung Baja ditambah pembenahan akses jalan.
4. Kesehatan – RSUD Lewoleba akan buka layanan cuci darah agar warga tak perlu ke luar daerah.
Acara ditutup pemotongan tumpeng dan penyerahan sumbangan. Bupati menekankan kekuatan paroki bukan dari gedung, tapi dari iman dan gotong royong umat.

















