JAKARTA,AKSARANEWS.NET — Bupati Lembata P. Kanisius Tuaq bersama lima kepala daerah lainnya di NTT mendatangi Kantor Pusat PT ASDP di Jakarta, Senin (27/7).
Mereka membawa misi tunggal: memastikan percepatan peluncuran kapal Ro-Ro ke enam titik di NTT untuk memangkas biaya logistik dan memperkuat ekonomi daerah.
Bupati Kanis hadir bersama Bupati Malaka, Bupati TTU, Bupati Belu, Wakil Bupati Alor, dan Kadis Perhubungan NTT.
Pertemuan dengan Dirut ASDP Heru Widodo ini menjadi tindak lanjut investigasi tim ASDP terkait kesiapan rute ke enam pelabuhan di NTT. Para kepala daerah menegaskan kebutuhan kepastian layanan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing.
Dalam pemaparannya, Bupati Kanis menyebut potensi muatan dua arah Surabaya – NTT sangat besar. Dari Surabaya ke NTT, komoditas pokok seperti beras, gula, minyak goreng, serta material konstruksi, BBM, pupuk dan pakan ternak menopang hingga 65% PDRB. Sebaliknya, NTT mengirim sapi, rumput laut, perikanan, garam dan hasil bumi ke Surabaya. Data Lembata 2025 mencatat 192 kontainer atau sekitar 2.445,4 ton telah dikirim lewat tol laut.
Alasan strategis lainnya adalah pembukaan rute baru Surabaya – Lembata – Atapupu Belu. Rute ini dinilai tidak memiliki kompetitor, dekat dengan Timor Leste, dan bisa langsung melayani masyarakat tanpa harus transit di Kupang, Maumere, atau Ende.
Bupati Kanis berharap sinergi antara Pemda, ASDP, dan pelaku usaha segera berjalan agar distribusi barang lebih cepat, murah, dan berdampak langsung ke masyarakat.

















