LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) melaksanakan kegiatan bazar pendidikan bagi anak sponsor (Sponsored Children/SC) di Kabupaten Lembata sejak November 2025 hingga Maret 2026.
Kegiatan ini berlangsung secara bertahap di 79 desa dampingan dan diikuti oleh 7.317 anak dampingan Plan Indonesia di lembata. sebagian desa telah melaksanakan bazar dan sisanya dijadwalkan menyusul sesuai zonasi.
Bazar ini merupakan bagian dari kegiatan Thank You Project Fiscal Years 26 yang bertujuan mendukung peningkatan literasi dan numerasi anak.
Setiap anak sponsor menerima voucher senilai Rp150.000 melalui skema Cash Voucher Assistance (CVA) untuk ditukarkan dengan perlengkapan sekolah dan alat bantu belajar, seperti buku bacaan, alat tulis, permainan edukatif, serta kebutuhan pendukung pendidikan lainnya.
Pelaksanaan bazar dilakukan di tingkat desa atau gabungan beberapa desa terdekat dan dibuka pada siang hari setelah jam sekolah agar tidak mengganggu proses belajar anak. Anak dan orang tua terlibat langsung dalam pemilihan barang, dengan pendampingan dari staf Plan Indonesia.
Manajer Program Implementasi Area (PIA) Lembata Plan Indonesia, diwakili oleh Hermanus Ama Lawe selaku Tim Leader PIA Lembata, menyampaikan bahwa mekanisme bazar dipilih untuk mendorong partisipasi aktif anak dan keluarga.
“Ini tahun kedua kita menyelenggarakan bazar dengan skema VCA ini. Dalam kegiatan ini Anak-anak belajar menentukan prioritas kebutuhannya sendiri. Pendekatan ini diharapakan mampu memperkuat literasi, numerasi, dan rasa percaya diri anak,” ujarnya.
Pantauan media ini, 203 anak binaan Plan Indonesia ini tidak mengurangi semangat anak-anak dari Desa Hadakewa dan Lerahinga berbondong bondong ke Aula Desa Hadakewa bersama orangtua mendatangi Basar murah Thankyou Project yang digelar Plan Indonesi meski sedang hujan.
Melalui pelaksanaan bazar pendidikan ini, Plan Indonesia menargetkan seluruh anak sponsor di 79 desa dampingan Kabupaten Lembata dapat terjangkau, dengan dampak ganda berupa peningkatan dukungan pendidikan anak.
Maria Ina, orang tua salah satu anak dampingan Plan Indonesia merasa terbantu dengan program yang dilakukan Plan Indonesia
“Terimakasih Plan Indonesia karena dengan kegiatan ini kami selaku orang tua begitu terbantu guna membeli perlengkapan sekolah,” Ucap Maria pada Kamis, (22/1/26).
Lanjut Maria, sebab peralatan yang dijual pada bazar ini begitu murah, dimana sekarang lagi musim hujan jadi susah bagi kami orang tua untuk mendapat uang tambahan.
“Terimakasih Plan yang telah melaksanakan kegiatan ini,” Ucap Maria
Salah satu pedagang yang ikut terlibat dalam bazar ini saat ditemui media ini menjelaskan pihaknya mendapat kepercayaan dari Plan Indonesia mengaku mendapat pengahasilan dari belanja voucher sebesar Rp. 5.000.000 sehari atau Rp. 20.000.000 setiap minggu karena satu minggu bazar digelar empat hari di lokasi berbeda.
“Barang-barang yang banyak dibeli oleh anak-anak adalah buku tulis, buku pelajatan, pena, kaos kaki dan beberapa peralatan sekolah lainnya. Sementara seragam sekolah tidak banyak diminati karena mereka sudah beli saat tahun pelajaran baru sebelum basar digelar. Seragam banyak mubazir”. Tuntas Pedagang tersebut



















