• Home 1
  • Home 2
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sample Page
Senin, September 14, 2026
  • Login
Aksara News
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan
    Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

    Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

    Liga Persebata 2026 Resmi Dibuka, Ditandai Laga Eksibisi Pemda Lembata vs Kades & Camat Ile Ape

    Liga 1 & 2 PSSI Lembata Segera Bergulir! Jadi Ajang Seleksi Persebata ke Piala El Tari

    Liga 1 & 2 PSSI Lembata Segera Bergulir! Jadi Ajang Seleksi Persebata ke Piala El Tari

    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

    Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

    Wakil Bupati Lembata Buka Turnamen TPH CUP U-17, Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter

    Wakil Bupati Lembata Jajal Kemampuan Menembak Bersama Personel Polres di Bukit Muruona

    Karnaval Budaya Menjadi Grand Opening Festival Lamaholot

    Festival Lamaholot 2026 di Lembata Diawali Pameran UMKM dan Tenun

    Pemancing Lembata Sabet Juara 1-3 Lembata Fishing Tournament 2026

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan
    Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

    Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

    Liga Persebata 2026 Resmi Dibuka, Ditandai Laga Eksibisi Pemda Lembata vs Kades & Camat Ile Ape

    Liga 1 & 2 PSSI Lembata Segera Bergulir! Jadi Ajang Seleksi Persebata ke Piala El Tari

    Liga 1 & 2 PSSI Lembata Segera Bergulir! Jadi Ajang Seleksi Persebata ke Piala El Tari

    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

    Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

    Wakil Bupati Lembata Buka Turnamen TPH CUP U-17, Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter

    Wakil Bupati Lembata Jajal Kemampuan Menembak Bersama Personel Polres di Bukit Muruona

    Karnaval Budaya Menjadi Grand Opening Festival Lamaholot

    Festival Lamaholot 2026 di Lembata Diawali Pameran UMKM dan Tenun

    Pemancing Lembata Sabet Juara 1-3 Lembata Fishing Tournament 2026

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Aksara News
No Result
View All Result
Home Humaniora

Pendidikan Cahaya yang Tak Boleh Padam

AksaraNews by AksaraNews
10 November 2025
in Humaniora, Literasi, Opini, Pendidikan
0

Justus Petrus karma, S.Pd. Pemuda Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat. Alumni Prodi Pendidikan sosiologi Universitas Muhammadiyah Kupang

0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Ketika kita berbicara tentang kemajuan bangsa, sering kali kita terpaku pada gemerlap kota besar, pada gedung-gedung tinggi yang menjulang, dan universitas ternama yang melahirkan para pemimpin.

Namun, di balik hiruk-pikuk itu, ada tempat yang seharusnya tidak pernah kita lupakan yaitu desa. Di sanalah akar kehidupan bangsa ini tumbuh. Sayangnya, di sanalah pula tantangan pendidikan masih terasa paling nyata.

RELATED POSTS

Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

Jelang ETMC 2026 di Flores Timur, Stadion Ile Mandiri Direhab, Tiga Venue Disiapkan

Pendidikan di desa bukan hanya soal angka partisipasi sekolah atau ketersediaan bangku dan papan tulis. Ia adalah soal harapan dan kesempatan. Di sebuah gubuk kecil desa, seorang anak bisa memiliki kecerdasan yang luar biasa, semangat belajar yang menyala-nyala, namun redup karena keterbatasan fasilitas, tenaga pengajar, atau bahkan sekadar akses internet.

Padahal, potensi anak desa sama besarnya dengan anak kota yang membedakan hanyalah lingkungan yang membentuk dan peluang yang diberikan.

Pentingnya pendidikan di desa tidak dapat dilepaskan dari peran desa itu sendiri dalam menjaga keseimbangan sosial dan ekonomi bangsa. Desa adalah lumbung pangan, penjaga budaya, dan penopang keberlanjutan lingkungan.

Namun, semua itu hanya dapat dipertahankan jika masyarakat desa memiliki pengetahuan dan kesadaran yang cukup. Pendidikanlah yang menanamkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan teknologi, dan wawasan global tanpa mengikis nilai-nilai lokal.

Bayangkan bila setiap anak di desa memiliki akses pada pendidikan yang layak. Petani tidak hanya menanam padi, tetapi juga memahami cara mengolah hasil pertanian dengan teknologi modern.

Pemuda desa tidak perlu meninggalkan kampung halaman untuk mencari pekerjaan, karena ia bisa membangun usaha kreatif berbasis potensi lokal. Perempuan desa tidak lagi dianggap hanya sebagai pengurus rumah tangga, tetapi juga sebagai agen perubahan di komunitasnya. Semua itu bermula dari satu hal yakni  pendidikan yang adil dan merata.

Namun, pendidikan di desa bukan sekadar urusan pemerintah atau guru. Ia adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat, lembaga swadaya, dunia usaha, hingga mahasiswa yang melakukan pengabdian, semuanya memiliki peran dalam menyalakan obor pengetahuan di tempat-tempat yang jauh dari pusat kota.

Membangun perpustakaan kecil, mengajar membaca anak-anak, memperkenalkan literasi digital, atau sekadar menjadi inspirasi semua itu bisa menjadi langkah sederhana menuju perubahan besar.

Pada akhirnya, pendidikan di desa adalah cermin sejati dari keadilan sosial. Sebuah bangsa baru benar-benar maju bukan ketika gedung-gedung pencakar langit berdiri megah di kota, melainkan ketika setiap anak di pelosok desa bisa bermimpi dan memiliki jalan nyata untuk mewujudkannya. Karena di tangan merekalah masa depan Indonesia sebenarnya tumbuh tenang, sederhana, tetapi penuh harapan.

Justus Petrus karma, S.Pd
Pemuda Desa Poto, Kecamatan Fatuleu Barat
Alumni Prodi Pendidikan sosiologi
Universitas Muhammadiyah Kupang

Tags: Justus Petrus karmaOpiniPendidikanUniversitas Muhammadiyah Kupang
SendShareTweet
AksaraNews

AksaraNews

Related Posts

Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

10 September 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET - Isu bom ikan dan sampah laut diangkat ke atas panggung teater oleh siswa SMA Negeri 1 Ile...

Jelang ETMC 2026 di Flores Timur, Stadion Ile Mandiri Direhab, Tiga Venue Disiapkan

Jelang ETMC 2026 di Flores Timur, Stadion Ile Mandiri Direhab, Tiga Venue Disiapkan

10 September 2026
0

LARANTUKA, AKSARANEWS.NET – Kabupaten Flores Timur bersiap menjadi tuan rumah penyelenggaraan turnamen sepak bola Piala Gubernur Liga 4 El Tari...

Perempuan Lewoleba Belajar Berani Bicara: Perwabantt Dobrak Rasa Minder Lewat Public Speaking

Perempuan Lewoleba Belajar Berani Bicara: Perwabantt Dobrak Rasa Minder Lewat Public Speaking

10 September 2026
0

LEWOLEBA, AKSARANEWS.NET - Minder, takut salah, dan cemas saat harus berbicara di depan umum. Itulah tembok tak terlihat yang selama...

11 Kawasan Kumuh Jadi Pekerjaan Rumah, Lembata Susun Peta Jalan Hunian 20 Tahun

11 Kawasan Kumuh Jadi Pekerjaan Rumah, Lembata Susun Peta Jalan Hunian 20 Tahun

10 September 2026
0

LEWOLEBA, AKSARANEWS.NET - Pemerintah Kabupaten Lembata mulai menyusun peta jalan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman untuk 20 tahun ke depan....

Bersama Masyarakat Adat dan Kaum Muda, Plan Indonesia Reaktivasi 969 Hektare Zona Muro di Lembata

Bersama Masyarakat Adat dan Kaum Muda, Plan Indonesia Reaktivasi 969 Hektare Zona Muro di Lembata

9 September 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET — Sebanyak 969,33 hektare wilayah pesisir di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kinikembali dikelola melalui kearifan lokal...

Next Post

Praktik Beras Oplosan di Lembata Berhasil Dibongkar Sat Reskrim Polres Lembata

FKUB Lembata Siap Rayakan Hari Toleransi InternasionalGandeng Paguyuban Nusantara dan Pemuda Lintas Agama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Kasus Kepala Desa Amakaka, Keterwakilan Masyarakat dan Lembaga Adat Bawa Lima Sikap ke Bupati

Kasus Kepala Desa Amakaka, Keterwakilan Masyarakat dan Lembaga Adat Bawa Lima Sikap ke Bupati

12 September 2026
Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

10 September 2026

MOST VIEWED

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

Aksara News ( aksaranews.net ) merupakan portal berita online Nusa Tenggara Timur. Kami berkomitmen menyajikan berita terupdate, akurat dan edukatif.

CATEGORY

  • Advetorial – Pariwara
  • Berita Flores Timur
  • Berita Lembata
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Dunia
  • Ekbis
  • Feature
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Humaniora
  • Islami
  • Kemanusiaan
  • Kesehatan
  • Keuangan Daerah
  • Literasi
  • Nasional
  • NTT
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan Daerah
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Polkam
  • Puisi
  • Rohani
  • Sosial
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

© 2023 - aksaranews.net

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hukrim

© 2023 - aksaranews.net

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In