• Home 1
  • Home 2
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sample Page
Sabtu, Juni 13, 2026
  • Login
Aksara News
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan

    Pemancing Lembata Sabet Juara 1-3 Lembata Fishing Tournament 2026

    Lembata Fishing Tournament 2026, Laut dan Masyarakat Lembata Tuai Pujian Dari Dalam dan Luar Negeri

    Tuna Yellowfin Seberat 30 Kg Tangkapan Emmanuel Toni Juara Lembata Fishing Tournament 2026

    Ramaikan, Rebut Piala Bupati dan Ratusan Juta Dalam Ajang Lembata Fishing Tournament 2026

    Hari Pendidikan Nasional ke-66 di Lembata, Wabup Ajak Bangun Pendidikan Cerdas Digital dan Berakar Budaya

    Gelar Festival Muro, Kornelia Penate : Empat Tujuan Menjadi Sasaran

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    ETMC 2026 Siap Digelar November Mendatang, Flores Timur Tuan Rumah

    Kolaborasi KPOTI, BPK, dan Pemda Hidupkan Kembali Permainan Rakyat di Hati Anak-Anak

    Puncak HUT ke-14 Partai NasDem Dirayakan Penuh Sukacita

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan

    Pemancing Lembata Sabet Juara 1-3 Lembata Fishing Tournament 2026

    Lembata Fishing Tournament 2026, Laut dan Masyarakat Lembata Tuai Pujian Dari Dalam dan Luar Negeri

    Tuna Yellowfin Seberat 30 Kg Tangkapan Emmanuel Toni Juara Lembata Fishing Tournament 2026

    Ramaikan, Rebut Piala Bupati dan Ratusan Juta Dalam Ajang Lembata Fishing Tournament 2026

    Hari Pendidikan Nasional ke-66 di Lembata, Wabup Ajak Bangun Pendidikan Cerdas Digital dan Berakar Budaya

    Gelar Festival Muro, Kornelia Penate : Empat Tujuan Menjadi Sasaran

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    Festival MURO 2026: Merawat Pesisir, Melestarikan Budaya, untuk Masa Depan Berkelanjutan

    ETMC 2026 Siap Digelar November Mendatang, Flores Timur Tuan Rumah

    Kolaborasi KPOTI, BPK, dan Pemda Hidupkan Kembali Permainan Rakyat di Hati Anak-Anak

    Puncak HUT ke-14 Partai NasDem Dirayakan Penuh Sukacita

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Aksara News
No Result
View All Result
Home Daerah

Suara Untuk Keadilan Iklim, 52 Anak Muda NTT Mengikuti Pelatihan Jurnalis Warga

AksaraNews by AksaraNews
10 Maret 2023
in Daerah, Pendidikan
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

ENDE, AKSARANEWS.NET – Puluhan anak muda di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai mendalami keterampilan sebagai jurnalis warga untuk menyuarakan permasalahan dampak perubahan iklim terutama terkait pertanian dan kedaulatan pangan.

Sebanyak 52 anak muda berkumpul dan mengikuti pelatihan jurnalis warga bertajuk “Suara untuk Keadilan Iklim”, di Rumah Bina Kerahiman Ilahi, Kota Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur. Kamis, (09/03/23).

RELATED POSTS

Hilangnya Nama Pengusaha Hiburan Malam di Lembata Dalam Kasus Narkoba, Ini Penjelasan Kapolres Lembata

Semangat Pancasila dalam Pembangunan, Rizki Aftarianto Serahkan Estafet Kepemimpinan PLN UIP Nusra kepada RDW Manurung

Pelatihan yang digelar oleh Koalisi Pangan BAIK dalam program Voices for Just Climate Action (VCA) berlangsung selama 3 hari, sejak Kamis, 9 Maret – Sabtu, 11 Maret 2023.

Anak-anak muda ini datang dari sejumlah desa di 4 Kabupaten antara lain Lembata, Flores Timur, Manggarai Timur dan Manggarai.

Para peserta latihan diberi kesempatan untuk merefleksikan dampak perubahan iklim yang dirasakan di masing-masing wilayah dan membandingkannya dengan fenomena perubahan iklim global.

para peserta pelatihan sedang berdiskusi. (Foto Istimewa)

Velin Jelita (18), peserta asal Desa Bangka Lelak, Manggarai, menyatakan bahwa masyarakat NTT yang sebagian besar menggantungkan hidupnya pada sumber daya alam terutama di bidang pertanian, peternakan dan perikanan, sangat merasakan dampak perubahan iklim.

Menurut Velin, ada ketimpangan di sini karena masyarakat NTT dan masyarakat desa pada umumnya merasakan dampak yang lebih berat, meski mayoritas penyebab atau pemicu perubahan iklim justru berada di Kota.

“Masyarakat desa biasanya dominan di sektor pertanian dan perikanan, sedangkan di kota banyak di sektor industri. Kegiatan industri di kota, banyak berdampak perubahan iklim, tapi yang paling merasakan adalah orang desa. Contohnya, kalau curah hujan tinggi, banyak tanaman masyarakat desa mati dan gagal panen. Makanya, menurut saya kegiatan untuk mengatasi dampak perubahan iklim harus banyak dilakukan di desa“, terang Velin.

Velin yang merupakan anak dari seorang petani Jahe sangat merasakan dampak perubahan iklim, yang sering mengalami gagal panen akibat curah hujan yang tidak menentu.

“Saya punya bapa petani. Tanam jahe. Tapi sering gagal karena banyak hasil yang busuk gara-gara hujan berlebihan”, tutur Velin.

Dirinya bertekad akan belajar jadi jurnalis warga dan bisa ceritakan tentang banyak kondisi petani di desa yang kena dampak perubahan iklim.

“Saat diberi kesempatan ikut kegiatan ini, saya sangat senang. Saya memang suka jurnalistik. Saya suka public speaking dan ingin belajar lagi. Saya dari SMP, memang sukanya mau jadi penyiar atau wartawan,” tambahnya bersemangat.

Said Abdullah, fasilitator dari Koalisi Pangan BAIK, juga mengamini kondisi ketidakadilan iklim yang mendera masyarakat NTT.

Menurut Said, dari data kajian pangan, pertanian dan iklim yang dikumpulkan oleh koalisi ini tahun 2022, sektor pangan yang di dalamnya ada pertanian, peternakan dan perikanan paling terdampak perubahan iklim karena sektor ini bergantung dengan alam dan iklim.

“Yang kita temukan bersama masyarakat adalah bahwa sektor yang paling terdampak perubahan iklim adalah sektor pangan. Semua orang tidak terlepas dari urusan pangan. Semua orang rasakan dampak perubahan iklim. Curah hujan berkurang di sebagian wilayah, malah berlebihan di wilayah lain yang dulunya kering. Ada banjir, abrasi, gelombang pasang, kekeringan dan longsor. Tapi petani, peternak dan nelayan paling merasakan itu. Karena hidup mereka, sumber penghidupan mereka berkaitan langsung dengan alam dan iklim”, terang Said pada para peserta.

Meski sektor pangan menjadi yang paling terdampak pada perubahan iklim, namun narasi ketidakadilan iklim yang dialami masyarakat penyedia pangan dalam hal ini petani, peternak dan nelayanbbelum banyak dipotret dan disuarakan di ruang publik dan ruang kebijakan.

Oleh karena itu, Said mengharapkan anak-anak muda NTT yang terlibat dalam pelatihan jurnalisme warga bisa aktif memotret fenomena ketidakadilan iklim dan menyuarakan inovasi-inovasi aksi iklim yang berkeadilan bagi masyarakat marginal.

Dalam pelatihan ini, Koalisi Pangan BAIK menggandeng sejumlah jurnalis muda di NTT, antara lain, Hengky Ola Sura dan Ijas Sagur dari Ekorantt.com, Sandi Hayon dari Kompas.com dan Chitos Natun, Jurnalis Kompas TV wilayah Flores Lembata.

Para jurnalis ini memberikan pembekalan kepada para peserta untuk bisa memotret, memproduksi dan mempublikasi karya-karya jurnalistik baik dalam bentuk tulisan juga audiovisual, khusus tentang isu pangan, pertanian dan perubahan iklim.

Beranggotakan Yayasan KEHATI (Keanekaragaman Hayati Indonesia), KRKP (Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan), Yayasan AYO Indonesia, Yayasan Ayu Tani Mandiri dan YASPENSEL (Yayasan Pembangunan Sosial Ekonomi Larantuka).

Koalisi Pangan BAIK merupakan sebuah program yang bertujuan untuk memperkuat dan mendorong anak muda dan perempuan menjadi pemimpin dalam lahirnya kebijakan dan program perubahan iklim yang inklusif dan berkeadilan sebagai jalan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam sektor pangan dan pertanian.

Inisiatif ini diharapkan mampu membuahkan terjadinya perubahan kebijakan dan dukungan yang berpihak bagi kelompok rentan. Koalisi Pangan BAIK adalah bagian dari program VCA (Voices for Just Climate Action) yang didukung oleh Yayasan HIVOS (Humanis dan Inovasi Sosial), bersama tiga koalisi lain, yaitu Koalisi Kopi, Koalisi Adaptasi dan Koalisi Sipil.

Penulis : Benediktus Kia Assan

Editor : Redaksi

Tags: EndeKoalisi Pangan BAIKNTTPelatihan JurnalisRumah Bina Kerahiman Ilahi
SendShareTweet
AksaraNews

AksaraNews

Related Posts

Hilangnya Nama Pengusaha Hiburan Malam di Lembata Dalam Kasus Narkoba, Ini Penjelasan Kapolres Lembata

13 Juni 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Penyidik bekerja berdasarkan alat bukti dan prosedur hukum yang berlaku. Karena itu, penetapan tersangka dilakukan secara hati-hati...

Semangat Pancasila dalam Pembangunan, Rizki Aftarianto Serahkan Estafet Kepemimpinan PLN UIP Nusra kepada RDW Manurung

12 Juni 2026
0

MATARAM, AKSARANEWS.NET – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) melaksanakan pisah sambut General Manager dari Rizki...

Pemkab Lembata Kembali Raih Opini WTP Untuk Keenam Kalinya

Pemkab Lembata Kembali Raih Opini WTP Untuk Keenam Kalinya

11 Juni 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET - Pemerintah Kabupaten Lembata kembali meraih prestasi gemilang di bidang pengelolaan keuangan daerah. Wakil Bupati Lembata, H. Muhamad...

Pengusaha Hiburan Malam di Lembata Ditangkap, Diduga Kasus Narkoba

Dua Remaja Putri Diamankan, Nama Pengusaha Hiburan Malam di Lembata Dalam Pengembangan Dugaan Kasus Pengedaran Ganja

11 Juni 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET – SATUAN Reserse Narkoba Polres Lembata mengamankan dua remaja putri yang diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan dan peredaran...

Pengusaha Hiburan Malam di Lembata Ditangkap, Diduga Kasus Narkoba

Pengusaha Hiburan Malam di Lembata Ditangkap, Diduga Kasus Narkoba

11 Juni 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET – SEORANG pengusaha hiburan malam yang dikenal dengan nama Oppos diamankan aparat kepolisian saat melakukan penyeberangan rute Boleng-Waijarang,...

Next Post

Ini Yang Dilakukan H. Sulaeman L. Hamzah Saat Kunker Ke Asmat, Papua Selatan

Panen Jagung Program TJPS di Belobatang, Marsianus : Program Ini Bukan Kaleng-kaleng

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Hilangnya Nama Pengusaha Hiburan Malam di Lembata Dalam Kasus Narkoba, Ini Penjelasan Kapolres Lembata

13 Juni 2026

Semangat Pancasila dalam Pembangunan, Rizki Aftarianto Serahkan Estafet Kepemimpinan PLN UIP Nusra kepada RDW Manurung

12 Juni 2026

MOST VIEWED

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

Aksara News ( aksaranews.net ) merupakan portal berita online Nusa Tenggara Timur. Kami berkomitmen menyajikan berita terupdate, akurat dan edukatif.

CATEGORY

  • Advetorial – Pariwara
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Dunia
  • Ekbis
  • Feature
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Humaniora
  • Islami
  • Kemanusiaan
  • Kesehatan
  • Literasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan Daerah
  • Pendidikan
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Polkam
  • Puisi
  • Rohani
  • Sosial
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

© 2023 - aksaranews.net

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hukrim

© 2023 - aksaranews.net

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In