LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Krisis air bersih dan minimnya sarana pendidikan menjadi keluhan utama warga Desa Lamawolo, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, saat dikunjungi Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT, Yunus Takandewa, Sabtu (19/09/2026).
Kunjungan tersebut didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata, Frans Gewura. Lamawolo merupakan salah satu desa terdampak erupsi Gunung Ile Lewotolok.
Warga menyampaikan, pasca erupsi sumber mata air tertutup material vulkanik dan jaringan perpipaan rusak, sehingga akses air bersih sangat sulit. Selain itu, kondisi gedung sekolah dinilai belum memadai dan dikhawatirkan mengganggu proses belajar mengajar.
Yunus Takandewa mengatakan, kehadirannya merupakan bentuk komitmen partai untuk hadir di tengah warga terdampak bencana.
“PDI Perjuangan hadir bukan hanya saat pemilu, tapi harus hadir saat rakyat dalam kesulitan. Keluhan soal air bersih dan sekolah ini akan kami bawa dan perjuangkan, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi,” ujar Yunus.
Sementara itu, Frans Gewura menegaskan DPRD akan mengawal aspirasi tersebut melalui fungsi legislasi dan penganggaran.
“Kami di DPRD akan kawal. Air bersih adalah kebutuhan dasar, pendidikan adalah masa depan anak-anak Lamawolo. Negara tidak boleh absen,” kata politisi PDI Perjuangan itu.
Kunjungan diakhiri dengan dialog bersama warga dan peninjauan langsung kondisi sarana air bersih dan sekolah di Lamawolo.

















