LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Pengecer sering menyebabkan antrean panjang dan kemacetan, serta menjual bahan bakar bersubsidi seperti Pertalite dengan harga jauh lebih tinggi, mencapai Rp20.000 per botol.
Antrean panjang acap kali terjadi di SPBU Tanah Merah, Kabupaten Lembata, panjangnya antrean mengular mencapai ratusan meter.
Antrean ini berdampak pada arus lalu lintas di sekitarnya sehingga tidak sedikit pengguna jalan menyayangkan macetnya akibat antrean ini.
Pantauan awak media di lokasi menunjukkan adanya aktivitas pengisian BBM menggunakan motor lalu disalin ke jerigen secara berulang.
Salah seorang pengantre (peguna harian) yang enggan disebutkan namanya kepada media ini, Kamis, 30 April 2026 mengatakan kita sangat kesulitan sekali mendapat bensin padahal kita pengguna harian.
Tambahnya, meski sudah dibagi jalur pengencer dan pengguna harian kemacetan masih saja terjadi. Dan juga pengisiannya juga dibatasi Rp. 100.000 saja.
Ia berharap agar ada pemerataan antrean serta pengisian antara pengecer dan pengguna harian.

















