LEWOLEBA, AKSARANEWS.NET – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) meresmikan Kantor Terminal Point PELNI Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur pada Selasa (10/3). Peresmian ini menandai komitmen PELNI dalam memperkuat konektivitas transportasi laut bagi masyarakat kepulauan.
Heri Purnomo, Direktur SDM dan Umum Pelni meresmikan secara langsung Kantor Terminal Point Lewoleba ini yang didampingi oleh Vice President Umum PELNI Yustinus Donny Pratomo dan Kepala Cabang PELNI Larantuka Yulianto.
Adapun kegiatan peresmian ini dihadiri oleh Bupati Lewoleba P. Kanisius Tuaq, PJ Bupati Lewoleba Periode 2022/2023 Drs. Marsianus Jawa, Kepala Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Lembata Yance Andrianus Talan dan sejumlah kepala instansi setempat.

Dalam sambutannya, Direktur SDM dan Umum PELNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kantor Terminat Point PELNI di Lewoleba.
“Pembangunan kantor ini merupakan bagian dari proses panjang sinergi antara PELNI dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata. Dukungan berupa penyediaan lahan seluas kurang lebih 754 meter persegi dari Pemerintah Daerah Lembata pada tahun 2023, menjadi bukti perhatian pemerintah daerah terhadap pentingnya penguatan konektivitas transportasi laut bagi masyarakat kepulauan seperti Lembata,” ujar Heri.
Heri turut menambahkan bahwa kantor terminal point ini menjadi simbol komitmen PELNI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur dan kawasan timur Indonesia secara umum.
“Pembangunan kantor ini tidak hadir secara tiba-tiba, tetapi merupakan
bagian dari proses panjang sinergi antara PT PELNI dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata,” Kata Heri
Lanjuttnya, berawal dari komitmen bersama untuk meningkatkan pelayanan transportasi laut di wilayah ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata pada tahun 2023 memberikan dukungan berupa lahan seluas kurang lebih 754 meter persegi untuk pembangunan kantor operasional PELNI di Lewoleba.
“Dukungan tersebut menjadi bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap
pentingnya penguatan konektivitas transportasi laut bagi masyarakat kepulauan seperti Lembata,” Ungkap Heri
Heri Purnomo berharap kantor yang baru diresmikan ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengakses layanan transportasi laut.
“Kami berharap kantor ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengakses layanan transportasi laut, mendukung distribusi logistik, serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui konektivitas antar pulau yang lebih baik,” harap Heri.
Pada kesempatan yang baik ini, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi
setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada PT PELNI, seluruh pihak yang terlibat dalam proses perencanaan, pembangunan, hingga penyelesaian kantor ini, serta seluruh masyarakat Lewoleba yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pelayanan PELNI.
Kami berharap ke depan sinergi yang telah terjalin ini dapat terus diperkuat
demi menghadirkan pelayanan transportasi laut yang semakin baik, aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Semoga kantor ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Lewoleba, Kabupaten
Lembata, serta mendukung kemajuan sektor transportasi laut Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Cabang PELNI Larantuka ,Yulianto juga menyampaikan bahwa dengan diresmikannya Kantor Terminal Point Lewoleba ini, Cabang Larantuka semakin optimis dapat memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata dan masyarakat sekitar.
“Kantor Terminal Point Lewoleba yang berada di bawah naungan Cabang Larantuka ini akan semakin memudahkan koordinasi operasional dan pelayanan langsung kepada masyarakat setempat. Kami siap memberikan layanan yang lebih cepat, aman dan responsif,” tegas Yulianto.
PELNI sebagai BUMN Pelayaran Nasional berkomitmen untuk terus menjaga dan memperkuat konektivitas antar pulau di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah-daerah kepulauan yang sangat bergantung pada transportasi laut sebagai tulang punggung mobilitas dan ekonomi masyarakat.
Tentang PELNI
PELNI sebagai Perusahaan Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang jasa pelayaran saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas dan menyinggahi 75 pelabuhan.
Selain angkutan penumpang, PELNI juga melayani 30 trayek kapal perintis yang menjadi sarana aksesibilitas bagi mobilitas penduduk di wilayah 3TP, dimana kapal perintis menyinggahi 229 pelabuhan dengan total 516 ruas dan 2.515 rute. PELNI juga mengoperasikan sebanyak 18 kapal rede. Untuk pelayanan bisnis logistik, saat ini PELNI mengoperasikan 8 trayek tol laut serta satu trayek khusus untuk kapal ternak.



















