• Home 1
  • Home 2
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sample Page
Senin, Agustus 10, 2026
  • Login
Aksara News
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan
    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

    Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

    Wakil Bupati Lembata Buka Turnamen TPH CUP U-17, Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter

    Wakil Bupati Lembata Jajal Kemampuan Menembak Bersama Personel Polres di Bukit Muruona

    Karnaval Budaya Menjadi Grand Opening Festival Lamaholot

    Festival Lamaholot 2026 di Lembata Diawali Pameran UMKM dan Tenun

    Pemancing Lembata Sabet Juara 1-3 Lembata Fishing Tournament 2026

    Lembata Fishing Tournament 2026, Laut dan Masyarakat Lembata Tuai Pujian Dari Dalam dan Luar Negeri

    Tuna Yellowfin Seberat 30 Kg Tangkapan Emmanuel Toni Juara Lembata Fishing Tournament 2026

    Ramaikan, Rebut Piala Bupati dan Ratusan Juta Dalam Ajang Lembata Fishing Tournament 2026

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan
    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

    Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

    Wakil Bupati Lembata Buka Turnamen TPH CUP U-17, Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter

    Wakil Bupati Lembata Jajal Kemampuan Menembak Bersama Personel Polres di Bukit Muruona

    Karnaval Budaya Menjadi Grand Opening Festival Lamaholot

    Festival Lamaholot 2026 di Lembata Diawali Pameran UMKM dan Tenun

    Pemancing Lembata Sabet Juara 1-3 Lembata Fishing Tournament 2026

    Lembata Fishing Tournament 2026, Laut dan Masyarakat Lembata Tuai Pujian Dari Dalam dan Luar Negeri

    Tuna Yellowfin Seberat 30 Kg Tangkapan Emmanuel Toni Juara Lembata Fishing Tournament 2026

    Ramaikan, Rebut Piala Bupati dan Ratusan Juta Dalam Ajang Lembata Fishing Tournament 2026

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Aksara News
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Keluarga Gelar Upacara Adat Sebelum peresmian Patung Brigjen Pol. (Purn) Antonius Stephanus Enga Tifaona

AksaraNews by AksaraNews
27 Januari 2023
in Berita Utama
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Lembata (aksaranews) – Merawat dan menakzimi leluhur serta kampung halaman, juga tetap mengingat akar di mana seorang manusia lahir dan memulai kehidupan merupakan bentuk penghargaan yang layak dilakukan untuk tetap membuat budaya dan adat yang inggil kokoh berpijak.

Hal tersebut yang dilakukan oleh panitia nasional dalam rangkaian peresmian Monumen Brigjen Pol. (Purn) Antonius Stephanus Enga Tifaona di Lewoleba, Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

RELATED POSTS

Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

BREAKING NEWS! Satu Tewas Dua Rujuk Dampak Bentrok Antarwarga di Adonara

Patung yang didirikan di monumen ini dibuat oleh perempuan pematung Indonesia, Dolorosa Sinaga yang karya-karyanya telah dikenal di dunia seni rupa baik di Indonesia maupun mancanegara.

Sehari sebelum peresmian yang akan dilakukan pada Jumat, 27 Januari 2023 esok, hari ini panitia nasional pencalonan Pahlawan Nasional memulai rangkaian acara dengan menggelar dua acara adat.

Kedua acara tersebut adalah Prosesi Masuk Rumah Besar yang diadakan di Imulolong, kampung halaman Anton Enga Tifaona dan Upacara Adat yang melibatkan para pemangku adat di kota Lewoleba di lokasi monumen tersebut di Simpang Lima Wangatoa.

” Acara di Imulolong ini merupakan simbol untuk mengingatkan kami semua, anak-anak Anton Enga Tifaona, bahwa Papa lahir dan pernah dibesarkan di desa itu, di Rumah Besar yang kami kunjungi tadi,”Alexander Bala Tifaona yang merupakan anak ketiga putra kedua keluarga Tifaona

Imulolong merupakan salah satu desa kecil yang berada di Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Propinsi Nusa Tenggara Timur.

” Masuk ke rumah besar ini memberikan makna mendalam bagi kami, bahwa sekalipun semua anak-anak almarhum lahir dan besar di pulau Jawa, kami harus tetap mengingat tempat di mana para leluhur kami berasal di Lewotana,” katanya

Sementara acara adat di lokasi monumen merupakan acara ramah tamah dengan para pemangku adat di Lewoleba untuk menjalin hubungan baik dengan masyarakat adat setempat.

” Kami dan keluarga besar di Imulolong menitipkan monumen ini agar dapat dirawat dan dijaga bersama-sama para pemangku adat Lamahora di sini sehingga nilai-nilai pribadi yang dilakoni Brigjen Pol (Purn) Drs. Anton Enga Tifaona ini dapat lebih dikenal secara dekat dan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Lembata secara khusus,” Ucap Alexander.

Dalam tradisi masyarakat Lamaholot, terdapat ada upacara untuk mentralisir energi buruk atau juga kerap disebut dengan ritual pendinginan untuk dijauhkan dari marabahaya dan keburukan.Prosesi ini biasanya dipimpin oleh pemangku adat yang disebut sebagai Kepala Suku Adat Lamahora. Lamahora sendiri merupakan suku yang memiliki wilayah tempat monument didirikan.

Namun karena tokoh yang diabadikan di monumen ini berasal dari suku Tifaona, maka ketua adat dari sana juga dilibatkan dalam ritual ini sebagai peserta upacara. Pendirian monumen ini, merupakan bagian dari pencalonan Anton Enga Tifaona sebagai pahlawan nasional dari Lembata yang diinisiasi oleh Forum Pahlawan Nasional (FORPOLNAS) sejak 2022 lalu.

Kiprah perwira polisi yang pernah dua kali menjabat sebagai Kapolda di Maluku dan Sulut-Sulteng ini dalam perlindungan masyarakat dan bela negara seperti saat ia menjabat sebagai Komandan Antar Resort Khusus di Timor Timur, dianggap layak mendapat apresiasi.

Menurut laman indonesia.go.id, pahlawan nasional merupakan gelar yang diberikan kepada warga Negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan Negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Republik Indonesia.

Pencalonan Anton Enga Tifaona sebagai pahlawan nasional dari Lembata ini mendapat apresiasi baik dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT, Emelia Julia Nomleni atau yang akrab disapa Emi Nomleni. Menurutnya, upaya pengusulan pahlawan nasional ini merupakan langkah penghargaan terhadap tokoh-tokok hebat dari NTT.

” Ini bukan sekadar soal ingin membangga-banggakan jasa dan ingin menepuk dada, tapi sebenarnya upaya ini akan meninggalkan sejarah yang baik bagi generasi muda NTT, Saya tentu sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berupaya mengajukan Bapak Anton sebagai pahlawan nasional,” katanya.

Pihak keluarga, seperti disampaikan Aexander merasa senang dan bangga atas pencalonan ini.

” Kami semua dari keluarga almarhum Anton Enga Tifaona, tentu sangat senang dan bangga dengan upaya pencalonan ini. Artinya, apa yang telah diperbuat almarhum semasa hidupnya ternyata memberikan semangat, nilai-nilai dan energi positif bagi masyarakat secara luas.

Patung Anton Enga yang di bangun di simpang lima wangatoa

Kami mendukung penuh upaya pencalonan dan pengusulan yang inisiatifnya datang dari masyarakat di Lembata,” kata Alexander.

Jalan Panjang Pencalonan Pahlawan Nasional Pencalonan seorang tokoh menjadi pahlawan nasional memang memiliki rangkaian yang cukup Panjang. Dalam laman Indonesia.go.id disebutkan sedikitnya tujuh tahap yang harus dilalui untuk mencalonkan seseorang menjadi pahlawan nasional.

Pengusulan yang harus diinisasi oleh warga masyarakat di mana tokoh tersebut berasal, harus pula diketahui dan disetujui oleh kepala daerah dari tingkat kabupaten hingga provinsi.

Masyarakat mengajukan usulan Calon Pahlawan Nasional yang bersangkutan kepada Bupati/Walikota setempat. Bupati/Walikota mengajukan usulan Calon Pahlawan Nasional yang bersangkutan kepada Gubernur, melalui instansi Sosial Provinsi setempat.Instansi Sosial Provinsi menyerahkan usulan Calon Pahlawan Nasional yang bersangkutan tersebut kepada Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) untuk diadakan penelitian dan pengkajian (melalui Proses seminar, Diskusi maupun Sarasehan).

Usulan Calon Pahlawan Nasional yang menurut pertimbangan TP2GD dinilai memenuhi kriteria, kemudian diajukan kepada Gubernur yang akan merekomendasikan kepada Menteri Sosial RI. Menteri Sosial RI Cq. Direktorat Jenderal Pemberdayaan sosial dan Penanggulangan Kemiskinan/Direktorat kepahlawanan, Keperintisan dan Kesetiakawanan Sosial mengadakan verifikasi kelengkapan administrasi.

Usulan calon Pahlawan Nasional yang telah memenuhi persyaratan administrasi kemudian diusulkan kepada Tim Peneliti, Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) untuk dilakukan penelitian, pengkajian dan pembahasan. Usulan Calon Pahlawan Nasional yang menurut pertimbangan TP2GP dinilai memenuhi kriteria, kemudian oleh Menteri Sosial RI diajukan kepada Presiden RI melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan guna mendapatkan persetujuan Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional sekaligus Tanda Kehormatan lainnya.

Usulan Calon Pahlawan Nasional yang tidak memenuhi persyaratan dapat diusulkan kembali 1 (satu) kali dan dapat diusulkan kembali minimal 2 (dua) tahun kemudian terhitung mulai tanggal penolakan, sedangkan usulan Calon-Pahlawan Nasional yang ditunda dapat diusulkan kembali dengan melengkapi persyaratan yang diminta dan diajukan kembali kepada Menteri.

Upacara penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional dilaksanakan oleh Presiden RI menjelang Peringatan Hari Pahlawan pada tanggal 10 November.

Tags: Pahlawan NasionalPeresmian patung
SendShareTweet
AksaraNews

AksaraNews

Related Posts

Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

8 Agustus 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menghadiri sekaligus berpartisipasi dalam Parade Permainan...

BREAKING NEWS! Satu Tewas Dua Rujuk Dampak Bentrok Antarwarga di Adonara

BREAKING NEWS! Satu Tewas Dua Rujuk Dampak Bentrok Antarwarga di Adonara

18 Juli 2026
0

ADONARA, AKSARANEWS.NET –Suasana pagi di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, kembali diguncang oleh bentrokan antarwarga. Pertikaian yang melibatkan Desa...

Kapolres Nanang Pastikan Tidak Tebang Pilih Dalam Kasus Ganja 535

16 Juni 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET - Seorang remaja berusia 16 tahun berinisial LMK ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus narkotika janis ganja. LMK, kedapatan...

Hasil Otopsi Mayat Kades di Ile Ape Ungkap Ada Luka di Bagian Kepala

1 Mei 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET - Kapolres Lembata, AKBP Nanang Wahyudi menyampaikan bahwa pada Jenazah Kepala Desa Laranwutun sudah dilakukan autopsi oleh Tim...

Polres Lembata Ungkap 10 Kasus Pencurian dan Puluhan Barang Bukti Diamankan

21 Januari 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET - Polres Lembata, Nusa Tenggara Timur berhasil mengungkap 10 kasus tindak pidana pencurian di 8 lokasi kejadian yang...

Next Post

Peresmian Patung Anton Enga Tifaona. Bernard Tifaona : Persembahkan Untuk Masyarakat Lembata

Wakapolda NTT Tegaskan  Akan Ada Tersangka Tambahan Dalam Kasus Pengeroyokan ODGJ

Wakapolda NTT Tegaskan Akan Ada Tersangka Tambahan Dalam Kasus Pengeroyokan ODGJ

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Bupati Lembata di HUT Paroki St. Fransiskus: Tanpa Kolaborasi, Pembangunan Tak Akan Jalan

9 Agustus 2026

Mentan Amran Batalkan Rapat Penting di Jakarta Demi Entaskan Kemiskinan di Alor

9 Agustus 2026

MOST VIEWED

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

Aksara News ( aksaranews.net ) merupakan portal berita online Nusa Tenggara Timur. Kami berkomitmen menyajikan berita terupdate, akurat dan edukatif.

CATEGORY

  • Advetorial – Pariwara
  • Berita Lembata
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Dunia
  • Ekbis
  • Feature
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Humaniora
  • Islami
  • Kemanusiaan
  • Kesehatan
  • Keuangan Daerah
  • Literasi
  • Nasional
  • NTT
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan Daerah
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Polkam
  • Puisi
  • Rohani
  • Sosial
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

© 2023 - aksaranews.net

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hukrim

© 2023 - aksaranews.net

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In