LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Pemerintah Kabupaten Lembata terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Hal itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Lembata dan PT Internusa Jaya Raya tentang kerjasama penyediaan peralatan hemodialisis untuk peningkatan pelayanan kesehatan pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lewoleba.
Penandatanganan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Lembata tersebut dilakukan oleh Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, didampingi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Lembata bersama perwakilan PT Internusa Jaya Raya. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan layanan hemodialisis (cuci darah) di RSUD Lewoleba, sehingga masyarakat tidak lagi harus menjalani pengobatan ke luar daerah untuk memperoleh layanan tersebut.
Kerja sama ini mencakup penyediaan peralatan hemodialisis sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di RSUD Lewoleba. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas rumah sakit dalam memberikan layanan kepada pasien penyakit ginjal, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan berkualitas.
Hemodialisis sendiri merupakan prosedur medis yang berfungsi menggantikan kerja ginjal yang mengalami kerusakan atau gagal ginjal. Dengan menggunakan mesin dialiser, darah pasien disaring untuk membuang limbah, racun, serta kelebihan cairan dan garam dalam tubuh. Layanan ini sangat dibutuhkan oleh pasien penyakit ginjal kronis maupun akut yang harus menjalani terapi secara berkala.
Dalam arahannya, Bupati Petrus Kanisius Tuaq menyampaikan harapannya agar seluruh proses persiapan dapat berjalan sesuai rencana, sehingga layanan hemodialisis sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat bertepatan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah Kabupaten Lembata pada 12 Oktober 2026.
“Harapan kita, pada Hari Otonomi Daerah Kabupaten Lembata tanggal 12 Oktober nanti, layanan hemodialisis sudah dapat digunakan oleh masyarakat,” tegas Bupati.
Target tersebut menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Lembata dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin lengkap dan mudah dijangkau. Kehadiran fasilitas hemodialisis di RSUD Lewoleba diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan pelayanan kesehatan daerah, sekaligus memberikan harapan baru bagi pasien penyakit ginjal di Kabupaten Lembata untuk memperoleh perawatan yang layak tanpa harus meninggalkan daerahnya. Prokompim Lembata

















