• Home 1
  • Home 2
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sample Page
Sabtu, April 4, 2026
  • Login
Aksara News
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan

    Kolaborasi KPOTI, BPK, dan Pemda Hidupkan Kembali Permainan Rakyat di Hati Anak-Anak

    Puncak HUT ke-14 Partai NasDem Dirayakan Penuh Sukacita

    Senam Zumba dan Dorprise Semarakan HUT ke-14 Partai NasDem di Lembata

    IKA HIPPMIA Dalam Himpitan Raksasa Pada Ajang D’Beliung Cup

    IKA HIPPMIA Dalam Himpitan Raksasa Pada Ajang D’Beliung Cup

    Laga Eksibisi, Wabup Nasir Sumbangkan 1 Gol Pada Pembukaan D’Beliung Cup 2025

    Perempuan, Batu dan Jagung Pulut: Cerita Hangat dari HUT Otonomi Lembata

    Langit Jingga Films Selenggarakan Lembata Maestro Festival

    Wanted Cup V. Dramatis, Lomblen  United  Taklukan Juara Bertahan Muhammadiyah Fc Dengan Skor Tipis 1-0

    Camat Omesuri, Turnamen Yentji Open Salah Satu Wadah Bagi Generasi Muda

    Yentji Open I Resmi Digelar. Yuni Damayanti, Ini Amanah Suami Tercinta

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan

    Kolaborasi KPOTI, BPK, dan Pemda Hidupkan Kembali Permainan Rakyat di Hati Anak-Anak

    Puncak HUT ke-14 Partai NasDem Dirayakan Penuh Sukacita

    Senam Zumba dan Dorprise Semarakan HUT ke-14 Partai NasDem di Lembata

    IKA HIPPMIA Dalam Himpitan Raksasa Pada Ajang D’Beliung Cup

    IKA HIPPMIA Dalam Himpitan Raksasa Pada Ajang D’Beliung Cup

    Laga Eksibisi, Wabup Nasir Sumbangkan 1 Gol Pada Pembukaan D’Beliung Cup 2025

    Perempuan, Batu dan Jagung Pulut: Cerita Hangat dari HUT Otonomi Lembata

    Langit Jingga Films Selenggarakan Lembata Maestro Festival

    Wanted Cup V. Dramatis, Lomblen  United  Taklukan Juara Bertahan Muhammadiyah Fc Dengan Skor Tipis 1-0

    Camat Omesuri, Turnamen Yentji Open Salah Satu Wadah Bagi Generasi Muda

    Yentji Open I Resmi Digelar. Yuni Damayanti, Ini Amanah Suami Tercinta

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Aksara News
No Result
View All Result
Home Daerah

Sinyal Tak Menyapa Desa Poto

AksaraNews by AksaraNews
11 November 2025
in Daerah, Humaniora, Opini
0
0
SHARES
9
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter
Post Views: 190

DESA POTO merupakan pusat kota dari lima desa yang berada di kecamatan Fatuleu Barat setelah dimekarkan pada tahun 2005, melalui kecamatan Fatuleu, desa ini berjarak sekitar 46 kilometer dari ibu kota bupaten Kupang dan jarak sekitar 92,5 kilometer dari Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Setelah bertahun-tahun saya berada di desa Poto, sambil berkeliling ke empat desa tetangga yang berada di kecamatan Fatuleu Barat saya sepertinya merasa pilu terhadap desa saya sendiri bagaimana mungkin desa yang harusnya menjadi perhatian khusus dari pemerintah desa, kecamatan, kabupaten dan hingga provinsi ini malah berbanding terbalik.

RELATED POSTS

Wabup Lembata Hadiri Apel Pasukan Semana Santa Turangga 2026, Pastikan Kesiapan Pengamanan Paskah

SEMANA SANTA LARANTUKA BUKAN AJANG KONTEN: Umat (Para Peziarah) Diminta untuk Menjaga Kekhusyukan

Hal demikian timbul dalam benat saya bagaimana ini bisa terjadi seperti ini, dimana beberapa desa yang berada di fatuleu barat sudah memiliki akses internet yang terbilang cukup memadai seperti desa Nuataus yang sudah memiliki salah satu pemancar yang menjangkau dua desa tetangga yakni desa Naitae dan desa Tuakau sementara desa Kalali memiliki salah tower yang hanya dapat dijangkau oleh wilayah desanya sendiri.

Ironisnya lagi desa Poto ini letaknya berada di tengah-tengah yang kelilingi oleh empat desa di kecamatan Fatuleu Barat, Walaupun pada tahun 2021 atas dedikasi Pemerintah setempat melalui bakti Kominfo sempat mendirikan sebuah tower kecil, namun tower ini hanya dapat digunakan sekitar satu bulan saja. dan tidak lagi berfungsi sampai dengan saat ini.

Dari sebagian besar Desa yang berada di sudut negeri ini yang sampai saat ini belum memiliki akses internet, desa Poto tergolong ada didalamnya, desa yang masih hidup di antara jeda bukan jeda waktu, melainkan jeda sinyal.

Di desa ini, layar ponsel lebih sering memantulkan wajah sendiri ketimbang notifikasi yang masuk. Tak ada dering pesan WhatsApp, tak ada notifikasi tugas daring, dan tak ada tanda centang biru yang menjadi simbol kehadiran seseorang di dunia digital. Di desa ini, jaringan internet masih menjadi legenda diceritakan dari mulut ke mulut, seperti kisah dongeng yang belum tentu benar adanya.

Ironisnya, negeri ini berulang kali berteriak tentang digitalisasi, tentang ekonomi berbasis teknologi, tentang desa cerdas dan revolusi industri 4.0. Namun bagaimana bisa sebuah desa menjadi “cerdas” bila untuk mengirim satu email saja, warganya harus menyeberangi bukit atau memanjat pohon demi menangkap sinyal yang malu-malu?

Anak-anak di desa ini belajar bukan lewat Google, melainkan lewat ketekunan dan tanya. Mereka menyalin catatan dari satu buku ke buku lain, sementara di kota, anak-anak sebayanya menyalin dari internet. Dunia mereka berjalan lambat tapi justru di situlah keindahannya. Mereka masih mengenal waktu yang tidak terburu-buru, percakapan tanpa delay, dan tawa tanpa emotikon.

Namun romantisisme tak seharusnya menjadi alasan untuk ketertinggalan. Internet bukan lagi kemewahan; ia kini adalah kebutuhan dasar, seperti air dan listrik. Ia membuka jendela dunia, mempertemukan ide, memperluas kesempatan. Tanpa jaringan, sebuah desa ibarat kapal tanpa kompas berlayar, tapi tak tahu ke mana arah.

Maka, ketika dunia berbicara tentang kecerdasan buatan dan kota pintar, mungkin sudah saatnya juga berbicara tentang “desa tersambung”. Sebab kemajuan sejati bukan hanya ketika menara BTS menjulang di kota, melainkan ketika sinyal sampai ke sawah, ke ladang, ke sekolah kecil di ujung desa.

Karena sejatinya, kemajuan bukan diukur dari seberapa cepat koneksi kita, tapi dari seberapa banyak orang yang bisa ikut terhubung dalam jaringan itu termasuk mereka yang selama ini hanya bisa menatap langit, berharap sinyal datang bersama angin.

Justus Petrus karma, S.Pd
Pemuda Desa Poto Kecamatan Fatuleu Barat Kabupaten Kupang NTT
Alumni Prodi Universitas Muhammadiyah Kupang

Tags: Desa PotoJustus Petrus karmaKupangSusah SignalUniversitas Muhammadiyah Kupang
SendShareTweet
AksaraNews

AksaraNews

Related Posts

Wabup Lembata Hadiri Apel Pasukan Semana Santa Turangga 2026, Pastikan Kesiapan Pengamanan Paskah

1 April 2026
0

LEWOLEBA, AKSARANEWS.NET - Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir, menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan “Semana Santa Turangga 2026” dalam...

SEMANA SANTA LARANTUKA BUKAN AJANG KONTEN: Umat (Para Peziarah) Diminta untuk Menjaga Kekhusyukan

1 April 2026
0

LARANTUKA, AKSARANEWS.NET – Ketua Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Larantuka, RD. Ansel Liwun, menegaskan bahwa pelaksanaan Semana Santa 2026 harus...

Serahkan LKPJ 2025, Bupati Lembata Ungkap Capaian Kinerja, Pertumbuhan Ekonomi, dan Penurunan Kemiskinan

31 Maret 2026
0

LEWOLEBA, AKSARANEWS.NET - Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat...

PLN Tegaskan Pengembangan Geothermal Berbasis Ilmiah, Akademisi Pastikan Manifestasi Alamiah

31 Maret 2026
0

NGADA, AKSARANEWS.NET – Pengembangan panas bumi di wilayah Mataloko, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mendapat penegasan dari kalangan...

DPRD dan Pemkab Lembata Sepakati Perubahan Struktur OPD, Jumlah Perangkat Daerah Dikurangi

31 Maret 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET — Pemerintah Kabupaten Lembata bersama DPRD Kabupaten Lembata resmi menyepakati perubahan kedua atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun...

Next Post

PH Tersangka A.U.M Nilai Tindakan Penggeledahan, Penyitaan & Penetapan Tersangka Oleh Penyidik Polres Lembata Tidak Sesuai Dengan Prinsip Hukum

Puncak HUT ke-14 Partai NasDem Dirayakan Penuh Sukacita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Wabup Lembata Hadiri Apel Pasukan Semana Santa Turangga 2026, Pastikan Kesiapan Pengamanan Paskah

1 April 2026

SEMANA SANTA LARANTUKA BUKAN AJANG KONTEN: Umat (Para Peziarah) Diminta untuk Menjaga Kekhusyukan

1 April 2026

MOST VIEWED

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

Aksara News ( aksaranews.net ) merupakan portal berita online Nusa Tenggara Timur. Kami berkomitmen menyajikan berita terupdate, akurat dan edukatif.

CATEGORY

  • Advetorial – Pariwara
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Dunia
  • Ekbis
  • Feature
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Humaniora
  • Islami
  • Kemanusiaan
  • Kesehatan
  • Literasi
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan Daerah
  • Pendidikan
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Polkam
  • Puisi
  • Rohani
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

© 2023 - aksaranews.net

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hukrim

© 2023 - aksaranews.net

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In