• Home 1
  • Home 2
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sample Page
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Aksara News
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan
    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

    Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

    Wakil Bupati Lembata Buka Turnamen TPH CUP U-17, Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter

    Wakil Bupati Lembata Jajal Kemampuan Menembak Bersama Personel Polres di Bukit Muruona

    Karnaval Budaya Menjadi Grand Opening Festival Lamaholot

    Festival Lamaholot 2026 di Lembata Diawali Pameran UMKM dan Tenun

    Pemancing Lembata Sabet Juara 1-3 Lembata Fishing Tournament 2026

    Lembata Fishing Tournament 2026, Laut dan Masyarakat Lembata Tuai Pujian Dari Dalam dan Luar Negeri

    Tuna Yellowfin Seberat 30 Kg Tangkapan Emmanuel Toni Juara Lembata Fishing Tournament 2026

    Ramaikan, Rebut Piala Bupati dan Ratusan Juta Dalam Ajang Lembata Fishing Tournament 2026

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan
    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

    Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

    Wakil Bupati Lembata Buka Turnamen TPH CUP U-17, Tekankan Sportivitas dan Pembentukan Karakter

    Wakil Bupati Lembata Jajal Kemampuan Menembak Bersama Personel Polres di Bukit Muruona

    Karnaval Budaya Menjadi Grand Opening Festival Lamaholot

    Festival Lamaholot 2026 di Lembata Diawali Pameran UMKM dan Tenun

    Pemancing Lembata Sabet Juara 1-3 Lembata Fishing Tournament 2026

    Lembata Fishing Tournament 2026, Laut dan Masyarakat Lembata Tuai Pujian Dari Dalam dan Luar Negeri

    Tuna Yellowfin Seberat 30 Kg Tangkapan Emmanuel Toni Juara Lembata Fishing Tournament 2026

    Ramaikan, Rebut Piala Bupati dan Ratusan Juta Dalam Ajang Lembata Fishing Tournament 2026

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Aksara News
No Result
View All Result
Home Budaya

Perempuan Lamaholot laksanakan Adat Teka Knirek di Desa Adobala

AksaraNews by AksaraNews
15 Mei 2025
in Budaya
0
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

HAMPARAN bukit dengan pepohonan yang hijau dan tampak dari Ketinggian berdiri kokoh dan Megah Gunung Ile Boleng, sebongkah awan sedang berdandan menghiasi setiap lekukan Gunung sehingga menambah pesona bagi setiap mata yang memandang.

Adonara Timur merupakan sebuah Kecamatan di Kabupeten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Pulau Adonara pada umumnya dikenal sebagai tanah bermaharkan gading juga memiliki kekayaan tenun ikat khasnya seperti Nowing (untuk laki-laki) dan Kwatek (untuk Perempuan).

RELATED POSTS

38 Peserta Ikuti Pelatihan Roti dan Kue, Pemkab Flotim Dorong Keterampilan Berbasis Kompetensi

Bau Lolon Mengukuhkan Rekonsiliasi Bele– Lewonara, Bupati Doni Dihen: Jalan Damai Sudah Terbuka

Selain memiliki keindahan alam, Adonara Timur memiliki sejuta budaya yang terus diwariskan secara turun temurun, salah satunya adalah Knirek.

Knirek dalam Konteks Adonara merujuk pada sekelompok Perempuan yang melaksanakan Ritual. Ritual ini dianggap sakral dalam kehidupan perempuan Lamaholot untuk memperbaharui hubungan kekerabatan antar perempuan yang datang dari berbagai daerah sesuai silsilah turun temurun.

Ritual ini dianggap penting karena memiliki nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh nenek moyang kepada generasi penerusnya secara turun temurun dan masih terus dilestarikan hingga kini.

Perempuan Lamaholot dari berbagai suku dan agama tetap melaksanakan knirek sebagai penyelenggaraan ritual yang menunjukan bahwa upacara untuk Pemujaan terhadap Tuhan dan Penghormatan terhadap leluhur yang memiliki makna penting bagi kehidupan setiap Perempuan Lamaholot. Knirek diyakini sebagai kekuatan, Identitas, Jiwa serta sarana untuk mengetahui proses kapas menjadi benang dan menjadi tenunan lamaholot kwatek dan nowing yang sesungguhnya. Knirek ini juga sebagai bentuk pembersihan diri dan pulih dari sakit.


Ritual knirek ini pun kemudian dilakukan oleh sekelompok perempuan di Desa Adobala Kecamatan Kelubagolit, Flores Timur beberapa waktu lalu. Upacara ini sebagai suatu tindakan yang dilakukan menurut adat kebiasaan untuk menandai kekhidmatan sebuah peristiwa yang memiliki bermacam-macam aturan Serta sarana dalam menjalankannya.

Ritual Knirek ini dipimpin langsung oleh Kesulungan Perempuan. Perannya memimpin semua ritual dan mengarahkan seluruh anggota knirek sejak awal hingga akhir.


Alat dan bahan yang digunakan dalam knirek ini terdiri dari kayo bahi (Pohon besar kesambi) bermakna sebagai penunjuk jalan, Puhu burak, karo maha ( pohon besar), Krida yang berbuah warna merah (pohon kecil), waga ina, wulu rasa (rumput), wete, karo Lou, cendana keperek, wreket.

Bahan yang digunakan dalam knirek diantaranya, Ubi Damar,kacang-kacangan,jagung,ikan kering, kelapa, kemiri, beras. Peralatan yang digunakan dalam ritual ini menggunakan peralatan tradisional seperti keluba (periuk yang terbuat dari tanah liat) dan Pene (Piring yang terbuat dari tanah liat).


Proses Adat teka kenirek terdiri dari beberapa Tahap. Tahap Pertama(hari pertama) Pu’u keluba dan Deke Kenodot yang artinya proses mencuci periuk dan merendam benang. Ditahap ini perempuan sulung akan mengarahkan seluruh anggota knirek untuk terlibat bersama dalam proses dengan tetap menjaga kesakralan ritual dan menaati setiap aturan dalam knirek.

Dalam proses ini menggunakan pewarna alami dari dedaunan,akar pohon dan menggunakan akar-alat tradisional. Ditahap ke 2 (hari ketiga) akan dilakukan Baha Kenodot (mencuci benang)dan Pahe Kenodot (menjemur benang) dalam proses ini pemimpin perempuan sulung akan mengarahkan seluruh anggota knirek untuk menyiapkan segala perlengkapan dalam mencuci benang dan melanomas proses perjalanan menuju wai matan (mata air) salah satu aturan dalam proses ini adalah dalam proses menuju mata air sampai kembali anggota knirek tidak boleh bertegur sapa dengan siapapun baik secara langsung mau pun lewat Handphone dalam proses ini setelah semua mencuci benang di air mengalir dilanjutkan dengan Ohon Hebo (mandi keramas) dengan menggunakan santan kelapa selanjutnya bua (makan bersama).

Dalam makan bersama ini tidak membawa nasi tetapi yang dimakan adalah gae behin ( jagung goreng), wata pun’a (jagung bulat), sene’ma (campuran, jagung, kacang dan kelapa) dan tapo kenapa (potongan kelapa), sayuran yang direbus dan umbi umbian.

Perempuan sulung akan menuangkan minuman tuak dan menyodorkan sirih pinang Selanjutnya proses perarakan kembali ke orin (kerumah) dan menjemur benang. Benang-benang tersebut hanya bisa dipakai oleh anggota knirek secara turun temurun.

Ritual ini diwarnai dengan Behin tuak (menuang tuak), Bua adat (makan adat), Belenb(Pengasapan) dari kayu cendana, sabuk kelapa dan taburan kelapa, Ohon Tapo (mengoleskan Santan kelapa dikepala) dan diakhiri dengan Tudek Tena dimana menghantarkan ampas olahan ke Hutan sekaligus berpamitan dengan leluhur nenek moyang.


Indah Purnama Dewi kepada media ini mengaku berbangga menjadi perempuan lamaholot yang bisa mengikuti secara langsung ritual knirek.


“Dalam kehidupan seorang ibu dan sebagai perempuan Lamaholot tentu malewati berbagai tantangan kehidupan dan dengan mengikuti kenirek kita tidak kehilangan identitas budaya lamaholot,memulihkan kekuatan dan mengetahui makna asal mula sebuah tenunan”. Ucap Dewi

Ritual yang relatif sederhana ini memeiliki keunikan dan Sarat makna yang menciptakan data tarik sendiri disetiap generasi.

Penulis : Indah Purnama Dewi

Tags: AdonaraBudayaIle BolengIndah Purnama DewiPerempuan Lamaholot
SendShareTweet
AksaraNews

AksaraNews

Related Posts

38 Peserta Ikuti Pelatihan Roti dan Kue, Pemkab Flotim Dorong Keterampilan Berbasis Kompetensi

11 Agustus 2026
0

LARANTUKA, AKSARANEWS.NET - Pemerintah Kabupaten Flores Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Latihan Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten...

Bau Lolon Mengukuhkan Rekonsiliasi Bele– Lewonara, Bupati Doni Dihen: Jalan Damai Sudah Terbuka

Bau Lolon Mengukuhkan Rekonsiliasi Bele– Lewonara, Bupati Doni Dihen: Jalan Damai Sudah Terbuka

11 Agustus 2026
0

ADONARA, AKSARANEWS.NET – Senin, 10 Agustus 2026, menjadi momen penting dan bersejarah dalam proses rekonsiliasi perdamaian pascakonflik sosial antara Bele,...

Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

8 Agustus 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Bupati Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, bersama Wakil Bupati H. Muhamad Nasir menghadiri sekaligus berpartisipasi dalam Parade Permainan...

Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

Dari Cerita Leluhur ke Generasi Muda, Lomba Bertutur Jadi Ruang Merawat Identitas Lembata

4 Agustus 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Suara-suara kecil yang mengisahkan legenda, petuah dan kearifan para leluhur memenuhi Aula Perpustakaan Daearah Kabupaten Lembata, Sabtu...

Lembata Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI dan Sambut Baru Serentak 2026

Lembata Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI dan Sambut Baru Serentak 2026

30 Juli 2026
0

LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Pemerintah Kabupaten Lembata menggelar rapat persiapan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus pelaksanaan...

Next Post

Lembata Punya Produk Ayam Beku Sehat

12 Calon Jamaah Haji Lembata Siap Diberangkatkan, ini Pesan Wakil Bupati Lembata

12 Calon Jamaah Haji Lembata Siap Diberangkatkan, ini Pesan Wakil Bupati Lembata

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Bupati Lembata Panen Perdana Semangka Ola Take, Bukti Kolaborasi Pemuda dan Penguatan Ekonomi Pertanian

Bupati Lembata Panen Perdana Semangka Ola Take, Bukti Kolaborasi Pemuda dan Penguatan Ekonomi Pertanian

16 Agustus 2026
Renungan Suci HUT ke-81 RI, Dalam Hening Malam Lembata Mengenang Mereka yang Gugur untuk Kemerdekaan

Renungan Suci HUT ke-81 RI, Dalam Hening Malam Lembata Mengenang Mereka yang Gugur untuk Kemerdekaan

16 Agustus 2026

MOST VIEWED

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

Aksara News ( aksaranews.net ) merupakan portal berita online Nusa Tenggara Timur. Kami berkomitmen menyajikan berita terupdate, akurat dan edukatif.

CATEGORY

  • Advetorial – Pariwara
  • Berita Lembata
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Dunia
  • Ekbis
  • Feature
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Humaniora
  • Islami
  • Kemanusiaan
  • Kesehatan
  • Keuangan Daerah
  • Literasi
  • Nasional
  • NTT
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan Daerah
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Polkam
  • Puisi
  • Rohani
  • Sosial
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

© 2023 - aksaranews.net

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hukrim

© 2023 - aksaranews.net

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In