• Home 1
  • Home 2
  • Kontak
  • Redaksi
  • Sample Page
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Aksara News
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan

    Trauma Healing Pascagempa: Sinergi Kemenbud RI, KPOTI, dan Pemkab Sikka Pulihkan Anak Lewat Permainan Rakyat

    Bupati Flores Timur Ajak Warga Sukseskan Festival Uto Wata II, Blepanawa Angkat Potensi Desa

    Jatuh Cinta Sejak Kecil : Cara Lembata Rayakan HUT ke-27 di Puncak Bukit Cinta

    Jatuh Cinta Sejak Kecil : Cara Lembata Rayakan HUT ke-27 di Puncak Bukit Cinta

    Bukan Sekadar Seremonial! Dinkes Lembata Siapkan Rangkaian Spektakuler HKN ke-62, Ada Rekoleksi Iman hingga Futsal 42 Tim

    Bukan Sekadar Seremonial! Dinkes Lembata Siapkan Rangkaian Spektakuler HKN ke-62, Ada Rekoleksi Iman hingga Futsal 42 Tim

    Irak Muda FC Juara Baniona Cup II, Taklukkan Persela Lewat Drama Adu Penalti

    Irak Muda FC Juara Baniona Cup II, Taklukkan Persela Lewat Drama Adu Penalti

    Aliansi Bandung Ngagoak Hidupkan Semangat Pergerakan Lewat Aksi Estetik

    Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

    Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

    Liga Persebata 2026 Resmi Dibuka, Ditandai Laga Eksibisi Pemda Lembata vs Kades & Camat Ile Ape

    Liga 1 & 2 PSSI Lembata Segera Bergulir! Jadi Ajang Seleksi Persebata ke Piala El Tari

    Liga 1 & 2 PSSI Lembata Segera Bergulir! Jadi Ajang Seleksi Persebata ke Piala El Tari

    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Hukrim
  • Ekbis
  • Dunia
  • Nasional
  • Hiburan

    Trauma Healing Pascagempa: Sinergi Kemenbud RI, KPOTI, dan Pemkab Sikka Pulihkan Anak Lewat Permainan Rakyat

    Bupati Flores Timur Ajak Warga Sukseskan Festival Uto Wata II, Blepanawa Angkat Potensi Desa

    Jatuh Cinta Sejak Kecil : Cara Lembata Rayakan HUT ke-27 di Puncak Bukit Cinta

    Jatuh Cinta Sejak Kecil : Cara Lembata Rayakan HUT ke-27 di Puncak Bukit Cinta

    Bukan Sekadar Seremonial! Dinkes Lembata Siapkan Rangkaian Spektakuler HKN ke-62, Ada Rekoleksi Iman hingga Futsal 42 Tim

    Bukan Sekadar Seremonial! Dinkes Lembata Siapkan Rangkaian Spektakuler HKN ke-62, Ada Rekoleksi Iman hingga Futsal 42 Tim

    Irak Muda FC Juara Baniona Cup II, Taklukkan Persela Lewat Drama Adu Penalti

    Irak Muda FC Juara Baniona Cup II, Taklukkan Persela Lewat Drama Adu Penalti

    Aliansi Bandung Ngagoak Hidupkan Semangat Pergerakan Lewat Aksi Estetik

    Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

    Teater SMA di Lembata Angkat Krisis Laut Lewat Naskah “Embun di Padang Laut”

    Liga Persebata 2026 Resmi Dibuka, Ditandai Laga Eksibisi Pemda Lembata vs Kades & Camat Ile Ape

    Liga 1 & 2 PSSI Lembata Segera Bergulir! Jadi Ajang Seleksi Persebata ke Piala El Tari

    Liga 1 & 2 PSSI Lembata Segera Bergulir! Jadi Ajang Seleksi Persebata ke Piala El Tari

    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

    Lembata Kembali ke Akar! Dulitukan Jadi Panggung Olahraga Tradisional. Bupati dan Wakil Bupati Main Tembak Karet

  • Olahraga
    • Opini
      • Pariwisata
No Result
View All Result
Aksara News
No Result
View All Result
Home Berita Lembata

Bersama Masyarakat Adat dan Kaum Muda, Plan Indonesia Reaktivasi 969 Hektare Zona Muro di Lembata

AksaraNews by AksaraNews
9 September 2026
in Berita Lembata, Budaya, Daerah, Ekbis, Humaniora, Kemanusiaan, Kesehatan, Literasi, NTT
0
Bersama Masyarakat Adat dan Kaum Muda, Plan Indonesia Reaktivasi 969 Hektare Zona Muro di Lembata
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

LEMBATA, AKSARANEWS.NET — Sebanyak 969,33 hektare wilayah pesisir di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini
kembali dikelola melalui kearifan lokal Muro, sebuah praktik masyarakat adat dalam menjaga sumber daya laut secara berkelanjutan. Capaian ini menjadi salah satu hasil utama Project PANTAI, yang diinisiasi oleh Plan Indonesia bersama Yayasan Bina Sejahtera Baru (YBS Baru) dengan dukungan Global EbA Fund.

Setelah berjalan sejak Oktober 2024, Project PANTAI mendampingi tujuh desa di Kecamatan Ile Ape untuk menghidupkan kembali praktik Muro sebagai pendekatan adaptasi perubahan iklim
berbasis ekosistem (Ecosystem-based Adaptation/EbA).

RELATED POSTS

Trauma Healing Pascagempa: Sinergi Kemenbud RI, KPOTI, dan Pemkab Sikka Pulihkan Anak Lewat Permainan Rakyat

Bupati Flores Timur Ajak Warga Sukseskan Festival Uto Wata II, Blepanawa Angkat Potensi Desa

Dari total 969,33 hektare wilayah Muro yang berhasil diaktivasi, 190,96 hektare ditetapkan sebagai zona inti dan 775,37 hektare sebagai zona penyangga. Pengelolaan kawasan dilakukan melalui kolaborasi masyarakat adat, pemerintah desa, kelompok nelayan, perempuan, dan kaum muda.

Pendekatan tersebut tidak hanya ditujukan untuk menjaga ekosistem laut, tetapi juga memperkuat ketangguhan masyarakat pesisir dalam menghadapi perubahan iklim, abrasi, cuaca ekstrem, serta ancaman terhadap ketahanan pangan dan sumber penghidupan masyarakat.

Ida Ngurah, Direktur Program Plan Indonesia

“Project PANTAI menunjukkan bahwa solusi untuk menghadapi perubahan iklim tidak selalu harus datang dari luar. Pengetahuan dan praktik yang telah diwariskan oleh masyarakat adat dapat menjadi kekuatan penting untuk melindungi lingkungan sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat,” ujar Ida Ngurah, Direktur Program Plan Indonesia dalam Kegiatan Workshop Diseminasi Hasil dan Penutupan Project Pengelolaan Adaptasi untuk Tata Kelola Integratif (PANTAI) di Ballroom dan Cafe Olympic. Rabu, (09/09/2026).

Menurut Ida, keberhasilan juga terletak pada keterlibatan masyarakat sebagai penggerak utama, terutama kaum muda. Keterlibatan kaum muda menjadi bagian penting dari upaya memastikan praktik konservasi dari kearifan lokal ini terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Ini merupakan bagian dari upaya Plan Indonesia untuk membangun generasi yang berdaya, tangguh, dan aman dalam menghadapi perubahan
iklim. Kami ingin memastikan bahwa suara dan kepemimpinan kaum muda tidak hanya hadir dalam diskusi tentang perubahan iklim, tetapi juga dalam aksi nyata di tingkat komunitas,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Lembata yang diwakili oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum, Yohanes Berchmans Daniel Dai, dalam sambutannya mewakili Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang berkontribusi, serta menilai
pentingnya forum tersebut.

“Diseminasi hasil, bukan sekadar menyampaikan apa yang telah dilakukan dan apa yang telah dicapai. Lebih dari itu, forum ini harus menjadi momentum untuk pembelajaran, merefleksikan,
mengidentifikasi praktik baik, memperkuat komitmen, serta memastikan bahwa hasil project dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan setelah project secara resmi berakhir,” kata Mans.

Ia menambahkan bahwa setelah project
ini ditutup, tanggung jawab bersama semakin besar untuk menterjemahkan seluruh pengetahuan dan pengalaman ke dalam kebijakan dan program pembangunan, serta menjaga kolaborasi lintas sektor.

Komite Muro di tingkat desa kini juga diperkuat dan ditingkatkan fungsinya menjadi Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang telah disahkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT.

Selain itu, Jaringan Muro Lembata telah terbentuk dan resmi terdaftar sebagai Civil Society Organization (CSO). Project PANTAI juga meluncurkan Buku Saku Pokmaswas sebagai panduan teknis bagi masyarakat dalam melakukan pengawasan dan perlindungan sumber daya kelautan.

Bagi masyarakat, penguatan kelembagaan ini menjadi penting agar upaya konservasi tidak berhenti ketika proyek berakhir.

“Jaringan Komite Muro Kabupaten Lembata siap melanjutkan estafet konservasi ini. Dengan adanya
legalitas Pokmaswas dan buku saku sebagai panduan, kami memiliki dasar yang lebih kuat untuk terus menjaga ruang hidup dan sumber daya laut di Lembata. Ini bukan lagi hanya tentang sebuah proyek, tetapi tentang bagaimana masyarakat sendiri mengambil tanggung jawab untuk menjaga lautnya,” ujar

Berto Goran, Perwakilan Jaringan Komite Muro Kabupaten Lembata.

Sebab bagi masyarakat pesisir, keberlanjutan ekosistem laut berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Laut menyediakan sumber pangan sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat yang bergantung pada sektor perikanan.

“Bagi kami, Muro penting untuk dilestarikan untuk memastikan generasi muda seperti kami masih memiliki laut yang sehat dan sumber penghidupan yang dapat diandalkan. Kami sebagai kaum muda juga ingin menjadi bagian dari pengambilan keputusan dan aksi nyata untuk menjaga lingkungan dan wilayah kami,” ujar Nia, orang muda anggota Komite Muro.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi adat berupa pembukaan zona konservasi Muro, sebagai simbol peneguhan kembali komitmen masyarakat untuk menjaga wilayah pesisir dan sumber daya laut secara berkelanjutan.

Tentang Plan Indonesia

Plan International telah bekerja di Indonesia sejak 1969 dan resmi menjadi Yayasan Plan International
Indonesia (Plan Indonesia) pada 2017. Kami bekerja untuk memperjuangkan pemenuhan hak anak dan kesetaraan bagi anak perempuan. Kami juga bekerja bersama kaum muda, untuk memastikan partisipasi yang bermakna dalam pengambilan keputusan terkait hidup mereka. Sebagai bagian dari Plan International Inc.,

Plan Indonesia memiliki program anak sponsor. Plan Indonesia telah membina 32 ribu anak perempuan dan laki-laki di Nusa Tenggara Timur, dengan lima komitmen untuk memenuhi hak dasar mereka, yaitu hak atas akta kelahiran, vaksin dasar,
air bersih, sanitasi, dan kebersihan, juga pendidikan. Plan Indonesia bekerja pada 8 provinsi dengan program-program yang bertujuan untuk membangun generasi yang Sehat, Teredukasi, Berdaya, Aman dan Tangguh. Program-program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, agensi, dan gerakan sosial yang melibatkan dan menargetkan agar 3 juta anak perempuan mendapatkan kekuatan yang setara, kebebasan yang setara, dan representasi yang setara. Informasi lebih lanjut: planindonesia.org

SendShareTweet
AksaraNews

AksaraNews

Related Posts

Trauma Healing Pascagempa: Sinergi Kemenbud RI, KPOTI, dan Pemkab Sikka Pulihkan Anak Lewat Permainan Rakyat

24 Oktober 2026
0

SIKKA, AKSARANEWS.NET - Suasana gembira penuh gelak tawa dan teriakan nyaring anak-anak saling bersahutan menggema di halaman Pusat Jajanan dan...

Bupati Flores Timur Ajak Warga Sukseskan Festival Uto Wata II, Blepanawa Angkat Potensi Desa

23 Oktober 2026
0

LARANTUKA, AKSARANEWS.NET – Mata air yang menghidupi, budaya yang diwariskan, dan potensi ekonomi yang tumbuh menjadi kekuatan Desa Blepanawa untuk...

PSSI NTT Tunda ETMC XXXV ke Maret 2027, Panitia Flores Timur Menolak

23 Oktober 2026
0

LARANTUKA, AKSARANEWS.NET – Pelaksanaan Piala Gubernur Liga 4 El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXV di Kabupaten Flores Timur yang semula...

Telkomsel Targetkan Internet Lembata Normal 1 November, Kabel Laut Putus di Perairan Adonara

Telkomsel Targetkan Internet Lembata Normal 1 November, Kabel Laut Putus di Perairan Adonara

22 Oktober 2026
0

LEWOLEBA, AKSARANEWS.NET - Telkomsel menargetkan konektivitas internet di Kabupaten Lembata kembali normal pada 1 November 2026 setelah gangguan jaringan yang...

Sterilisasi Areal Pelabuhan Waijarang Dikebut, Delapan Tiang Dolphin Ditargetkan Terpasang Sebelum Nataru

Sterilisasi Areal Pelabuhan Waijarang Dikebut, Delapan Tiang Dolphin Ditargetkan Terpasang Sebelum Nataru

21 Oktober 2026
0

WAIJARANG, AKSARANEWS.NET - Pekerjaan pemulihan fasilitas sandar kapal di Pelabuhan Ferry Waijarang, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, memasuki tahap persiapan...

Next Post
11 Kawasan Kumuh Jadi Pekerjaan Rumah, Lembata Susun Peta Jalan Hunian 20 Tahun

11 Kawasan Kumuh Jadi Pekerjaan Rumah, Lembata Susun Peta Jalan Hunian 20 Tahun

Perempuan Lewoleba Belajar Berani Bicara: Perwabantt Dobrak Rasa Minder Lewat Public Speaking

Perempuan Lewoleba Belajar Berani Bicara: Perwabantt Dobrak Rasa Minder Lewat Public Speaking

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Trauma Healing Pascagempa: Sinergi Kemenbud RI, KPOTI, dan Pemkab Sikka Pulihkan Anak Lewat Permainan Rakyat

24 Oktober 2026

Bupati Flores Timur Ajak Warga Sukseskan Festival Uto Wata II, Blepanawa Angkat Potensi Desa

23 Oktober 2026

MOST VIEWED

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed

Aksara News ( aksaranews.net ) merupakan portal berita online Nusa Tenggara Timur. Kami berkomitmen menyajikan berita terupdate, akurat dan edukatif.

CATEGORY

  • Advetorial – Pariwara
  • Berita Flores Timur
  • Berita Lembata
  • Berita Utama
  • Budaya
  • Daerah
  • Dunia
  • Ekbis
  • Feature
  • Hiburan
  • Hukrim
  • Hukum
  • Hukum Kriminal
  • Humaniora
  • Islami
  • Kemanusiaan
  • Kesehatan
  • Keuangan Daerah
  • Literasi
  • Nasional
  • NTT
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pembangunan Daerah
  • Pemerintah
  • Pendidikan
  • Pilkada 2024
  • Politik
  • Polkam
  • Puisi
  • Rohani
  • Sosial
  • Uncategorized

SITE LINKS

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
  • Landing Page
  • All Features
  • Get JNews
  • Kontak

© 2023 - aksaranews.net

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Polkam
  • Dunia
  • Ekbis
  • Berita Utama
  • Nasional
  • Hiburan
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Hukrim

© 2023 - aksaranews.net

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In