LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG 03 Lembata–Nubatukan Lewoleba Utara resmi beroperasi, 1.052 penerima manfaat di hari Pertama.
SPPG 03 yang diresmikan Wakil Bupati Lembata, Muhamad Nasir yang didampingi oleh Tani Merdeka Indonesia di bawah naungan Yayasan Ina Ata Budi Diken. Selasa, (13/1/25).
Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ketua Tani Merdeka Indonesia-Lembata, para Kepala SPPG se-Kabupaten Lembata, Ketua SPPI Lembata, serta unsur terkait lainnya.
Kepala SPPG Yohanes Paulus Kabakut Apelabi dalam sambutannya menegaskan komitmen yayasan dalam menjaga kualitas makanan bagi para penerima manfaat.
“Kami akan terus memperhatikan mutu makanan bergizi yang diberikan. Sebagai pengurus yayasan, kami bersyukur atas kepercayaan kemitraan ini. Mari bersama-sama mengawasi proses penyaluran MBG agar berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ujar Yohanes
Sementara itu, Wakil Bupati Lembata menekankan bahwa Program Dapur MBG merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui pengentasan gizi buruk dan stunting.
“Program ini mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan menyusui, serta peningkatan kualitas pendidikan. Pemerintah Daerah menyambut baik keberadaan SPPG ini agar generasi penerus Lembata mendapatkan asupan gizi yang sehat dan seimbang,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas makanan sesuai dengan Prosedur Tetap (Protap) yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
“Mulai dari bahan baku, pengolahan, pengiriman hingga pengelolaan limbah harus sesuai standar. Karena yang kita layani adalah masyarakat dan anak-anak kita sendiri. Kita ingin mereka tumbuh sehat, kuat, dan cerdas sebagai fondasi generasi emas,” lanjutnya.
Tak hanya fokus pada pemenuhan gizi, Wakil Bupati juga menyoroti peran Dapur MBG dalam memberdayakan ekonomi lokal.
“Dapur ini harus melibatkan tenaga kerja lokal, UMKM, dan petani setempat agar dapat menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lembata,” katanya.
Saat ini, SPPG 03 Lembata–Nubatukan Lewoleba Utara melayani sekitar 1.052 penerima manfaat dari lima lembaga, yakni:
* TK Don Bosco: 78 siswa
* TK RA: 74 siswa
* SDK Don Bosco: 335 siswa
* SMPK Don Bosco: 481 siswa
* Posyandu Waikilok: 84 anak
Dengan beroperasinya Dapur MBG SPPG 03 Waikilok, diharapkan program ini menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan demi menciptakan generasi Lembata yang lebih sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.



















