LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan Lembata (ULP-Lembata) memastikan pasokan listrik untuk wilayah Lembata dan sekitarnya aman saat malam Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Hal ini disampaikan oleh Manager PT PLN Persero ULP Lembata, Vinsen Leonardo D. Putra saat ditemui media Aksaranews.net di kantornya. Selasa, (23/12/2025).
Vinsen mengatakan pada malam Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026 dipastikan aman.
“Selama periode siaga sejak tanggal 15 Desember sampai 8 Januari 2026, kita mulai karena kondisi cuaca ekstrim terus disambung dengan masa siaga Nataru,” Ucap Vinsen.
Dijelaskan, dimasa itu kami di PLN ini mensiagakan petugas, peralatan. Termasuk peralatan untuk back up yang digunakan do gereja-gereja.
PT. PLN Persero ULP Lembata juga menyediakan beberapa posko selain yang ada di kantor.
“Kami juga menyiapkan beberapa posko di beberapa daerah selain yang ada di kantor ini, hampir di setiap kecamatan kami ada posko jaga yang siaga 24 jam yang mana masing-masinh posko jaga ada 2 petugas dengan total 35 orang yang bekerja,” ungkapnya.
Vinsen menjelaskan bahwa di Kabupaten Lembata, ada 7 genset yang disediakan yang mana 2 diantaranya sudah ada sistem Automatic Transfer Switch (ATS).
“Tujuh genset tersebut sudah kami sebar dibeberap gereja prioritas diantaranya Gereja Baneux, Lamahora, Wangatoa, Waikomo, Waikilok, Solavide dan Mingar,” Jelas Vinsen.
Lebih lanjut Vinsen mengatakan bahwa selain tujuh gereja tersebut dibeberapa gereja seluruh kecamatan kita minta petugas untuk assesment instalasi, meski instalasi itu tanggung jawab pelanggan tapi kita bantu pengecekan alat-alat gereja termasuk genset kita bantu cek juga.
Ia mengatakan selama periode siaga sejak tanggal 15 Desember sampai 8 Januari 2026, PLN ULP Lembata meniadakan pekerjaan padam terencana.
“Selama periode ini, PLN ULP Lembata meniadakan pekerjaan padam terencana kecuali ada situasi yang urgent sekali, dan kami juga sangat berharap dalam menghadapi Nataru ini tidak ada gangguan pada kelistrikan demi kenyamanan beribadah.” Tuntas Vinsen


















