LEMBATA, AKSARANEWS.NET – Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata berkerja sama dengan Lembaga Penyelenggara Diklat EDUCOURSE melaksanakan Kegiatan pelatihan Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial / KKA .
Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 yang bertempat di SMPK St Donbosco Lewoleba, Kabupaten Lembata, NTT.
Hadir dalam kegiatan ini Kadis Pendidikan Wenseslaus Ose, S.Sos., M.AP , Kabid GTK DISDIK yang juga sebagai PIC (Person In Charge) Kabupatèn Lembata Suhartin Bungalaleng, S.AP., Narasumber/Fasilitator Ivan, S.Pd dan Oscar Paun, S.Pd serta guru TIK dan Kepala SMP di Kabupaten Lembata.
Wens Pulang mengatakan bahwa Coding atau pemrograman dan kecerdasan artifisial (AI) bukan sekadar tren melainkan fondasi literasi digital yang krusial.
“Kemampuan berpikir komputasi, memecahkan masalah secara logis, serta memahami cara kerja AI akan menjadi bekal berharga bagi siswa kita untuk bersaing dan berinovasi di era yang serba digital ini,” Kata Wens. Senin, (07/07).

Lebih lanjut Kadis Pendidikan Kabupaten Lembata ini mengatakan, Dunia terus bergerak maju dengan sangat pesat. Revolusi industri telah membawa perubahan fundamental dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di dalamnya adalah bidang pendidikan.
“Anak-anak didik kita saat ini adalah generasi digital natives, yang tumbuh besar di tengah paparan teknologi yang masif,” Ujar Wens
Oleh karena itu, tambahnya, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita sebagai pendidik untuk membekali mereka dengan keterampilan yang relevan dan dibutuhkan di masa depan.
Melalui pelatihan ini, Wenseslaus berharap Bapak dan Ibu guru sekalian tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru, tetapi juga mengembangkan cara pandang tentang bagaimana teknologi ini dapat diintegrasikan dalam proses belajar mengajar.
“Bayangkan, betapa menariknya jika di kelas, siswa kita bisa belajar membuat aplikasi sederhana, atau bahkan memahami konsep dasar AI yang ada di balik berbagai teknologi yang mereka gunakan sehari-hari,” Ucap Wens
Sementara Suhartin Bungalaleng selaku PIC Koding dan Kecerdasan Artifisial dan Pembelajaran Memdalam mengatakan bawa Kegiatan akan dilaksanakan kurang lebih 4 bulan dengan metode IN1 ON dan IN2.
“Kegiatan In1 dilaksanakan selama 5 hari dari tanggal 7 – 11 Juli 2025, pasca In 1 akan dilanjutkan ON2 yang bertempat disekokah masing2/ Kurang lebih 3, 5 bulan dan In2 kurang lebih 2 hari kegiatan,” Jelas Suhartin
Kabid GTK ini menyampaikan bahwa sumber anggaran untuk kegiatan ini dari BOSKIN (Bos Kinerja).
Menurut Suhartin, Pelatihan ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan di Kabupaten Lembata. Dengan bekal yang Bapak dan Ibu dapatkan hari ini, kami percaya bahwa Bapak dan Ibu akan menjadi agen perubahan di sekolah masing-masing.
“Jadilah pelopor yang menginspirasi rekan-rekan guru lainnya dan yang terpenting, jadilah fasilitator yang membuka gerbang pengetahuan baru bagi anak-anak didik kita,” Pesan Suhartin.

Fasilitator Ivan Pureklolon kepada media ini mengatakan Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial / KKA bagian dari instruksi Presiden kepada mentri sehingga masuk dalam kurikulum 2025.
“Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial / KKA masuk dalam kurikulum tahun 2025 yang bisa menjadi mata pelajaran pilihan, bisa menjadi ekstrakulikuler dan bisa diintegrasikan dalam TIK,” Kata Ivan.
Ia mengatakan bahwa dalam lima hari ini mereka belajar beberapa modul yang menjadi strategi dan penerapan pembelajaran KKA di sekolah dan berharap di awal tahun pembelajaran ini bisa diterapkan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata yang begitu memberikan dukungan terkait pembelajaran ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata atas dukungan ini, karena kami merasa dihargai dengan kehadiran bapak-bapak dari Dinas yang setia menemani dari pagi hingga sore hari, sekali lagi terimakasih Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata,” Ucap Ivan.